Minggu, 14 Agustus 2011

Indonesia akan mengalami kepunahan

Indonesia akan mengalami kepunahan hutan dan air bila kondisi kawasan kritis terus berlanjut. Demikian ungkap Rachmat Witoelar sebagai Menteri Lingkungan Hidup saat konferensi pers dalam rangka kunjungan empat menteri di kawasan puncak Cisarua, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/3). Menurutnya, data Kementerian Lingkungan Hidup menunjukkan bahwa kondisi kritis telah terjadi di Daerah Aliran Sungai (DAS) di Jawa Barat sejak 3-4 tahun lalu hingga sekarang.

Contohnya di daerah aliran sungai Ciliwung pada tahun 2000 luas tutupan hutannya 4918 hektar (9,43 %) dan berkurang menjadi 4162 hektar (7,98%) pada tahun 2005. Pada tahun 2007 kembali mengalami penurunan yang signifikan, dimana luas tutupan hutannya tinggal 1665 hektar (3,19%) dan terakhir berkurang menjadi 1265 hektar (2,42 %).

“Di sini terlihat bahwa dari tahun 2000 sampai dengan tahun 2008 telah terjadi pengurangan luas hutan yang sangat signifikan sebesar 7,01%,” jelas Witoelar. Witoelar mengatakan bahwa kondisi kritis itu merupakan hasil kesalahan semua pihak yang tidak mentaati aturan tata ruang dan dengan mudah mengalihkannya pada hal-hal yang bertentangan dengan yang diinginkan. Hal itu yang mendorong empat menteri datang ke kawasan DAS Ciliwung untuk melihat secara holistic dan menanganinya secara serius.

Mengenai masalah penegakan hukum, banyak vila-vila di kawasan lindung Cisarua yang melanggar. Witoelar menekankan bahwa tidak akan ada pembedaan dalam penegakan hukum. Pada saatnya dengan jadwal tertentu, para pemilik 250 vila yang telah terdata KLH harus membongkar dan mengembalikannya seperti kondisi alam sebelumnya yang lestari tanpa bangunan. “Yang tadinya merupakan tutupan pohon ya kita kembalikan menjadi pohon lagi. Seharusnya di atas 300 meter tidak boleh ada bangunan,” kata witoelar.

Menurutnya empat menteri yang terdiri dari Menteri Negara Lingkungan Hidup, Pekerjaan Umum, Pertanian, dan Kehutanan berharap daerah secara bersama-sama sadar untuk memperhatikan masalah lingkungan setelah kunjungan mereka. Selanjutnya akan ada Kepres dimana kegiatan bersama emapat menteri itu akan dimasukkan dalam perencanaan kegiatan 20 tahun untuk memulihkan hutan ini dalam jangka panjang. Sedangkan untuk jangka pendek selama lima tahun melakukan penanaman satu juta pohon.

MS Ka’ban sebagai Menteri Kehutanan menyampaikan bahwa yang paling penting adalah manajemen dari hulu ke hilir kawasan DAS harus satu, pengelolaannya selalu sinkron, antara pekerjaan umum, pertanian dan kebijakan Pemerintah Daerah dalam penggunaan tata ruang.

Jangan terlalu mudah memberi hak guna bangunan kepada pihak yang tidak disiplin dalam pemanfaatan kawasan sensitive seperti hutan lindung. Vila-vila hanya sebagian kecil saja. Yang jelas hulu dan hilir harus ada manajemen yang bersinergi. Sebagai Wakil Gubernur Jawa Barat, Dede Yususf berharap agar kegiatan bersama empat menteri itu sekaligus menjadi gerakan bersama dan tidak tertutup kemungkinan bagi terbentuknya Kaukus Lingkungan di Jawa Barat terkait masalah DAS Ciliwung dan yang lainnya. Untuk menindaklanjuti kesepakatan emapt menteri tersebut, Yusuf menyarankan adanya polisi hutan. Karena masalah yang dihadapi bukan hanya regulasi tapi masalah penyidikan dan penindakan.

“Ketika kita sudah menanam tapi siapa yang melakukan penindakan ketika ada pabrik-pabrik atau vila-vila yang merusak,” katanya. Yang kedua Yusuf berharap adanya insentif dan disinsentif lingkungan hidup dari hilir ke hulu. Selama ini hilir dengan bermacam kegiatan terutama pabrik-pabrik banyak mendapatkan keuntungan dari hulu, sehingga perlu adanya insentif untuk perbaikan hulu. Misalnya DKI Jakarta memberi insentif pada Pemerintah Daerah Jabar untuk memperbaiki hulu dengan kegiatan penanaman.

Mengenai insentif dan disinsentif, Joko Kirmanto sebagai Menteri Pekerjaan Umum mengatakan bahwa UU Tata Ruang dan PP nya sudah mengaturnya. Kalau hulu rusak yang paling terkena dampak adalah hilir. Oleh sebab itu perlu pengaturan sedemikian rupa agar di hulu jangan membangun real estate semaunya yang bisa berdampak ke hilir. Maka hilir bisa membayar insentif sehingga di kawasan hulu (di atas) tidak melakukan sesuatu yang merusak keseimbangan alam.

Anton Apriantono sebagai Menteri Pertanian menyebutkan bahwa kegiatan-kegiatan yang dilakukan masing-masing departemen bersifat percontohan karena Indonesia begitu luas, maka perlu adanya gerakan masyarakat sebagai kuncinya. “Tanpa kesadaran masyarakat secara bersama, rasanya program-program seperti ini bagaikan meneteskan garam ke laut,” kata Apriantono. Menurutnya, menjadi tugas bersama pemerintah pusat, daerah dan masyarakat untuk melakukan gerakan massal penyelamatan lingkungan. Karena kekuatan terbesar ada pada masyarakat.

Untuk menindaklanjuti kesepakatan bersama antara empat menteri dalam upaya bersama pemulihan Daerah Aliran Sungai (DAS) pada 2006, empat menteri yang terdiri dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), Departemen Pekerjaan Umum (DPU), Departemen Pertanian (Deptan) dan Departemen Kehutanan (Dephut) mengadakan kunjungan kerja di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung, Bogor Jawa Barat (Jabar). Empat menteri tersebut melakukan kunjungan ke demplot penanaman, biopori dan sediment trap oleh KLH, sumur resapan di lahan pertanian oleh Deptan, dan pemberdayaan masyarakat dalam agroforestry berupa budidaya jamur oleh Dephut.

Dilanjutkan berkunjung ke demplot instalasi biogas dari kotoran sapi di Desa Cibeureum, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua yang dilaksanakan KLH, serta kunjungan ke demplot kegiatan WC Komunal dan septictank yang dilaksanakan DPU di Desa Cipayung, Kecamatan Megamendung.

MANAJEMEN EKSPEDISI


Sebelumkita melakukan ekspedisi, kita harus tau dan paham apa yang di kamsud. Ekspedisi adalah suatu perjalanan ke suatu tempat dengan maksud dan tujuan tertentu. Dalam materi ekspedisi sendiri telah diberikan gambaran umum yang menunjang persiapan dalam mempersiapkan sesuatu. Materi manajemen perjalanan (ekspedisi) memberi pengetahuan tambahan tentang prosedur yang dilakukan dalam melakukan kegiatan tersebut.

Titik berat suatu kegiatan :

1. Menumbbuhkan suatu sikap mental untuk menghadapi medan khusus%.
2. Mengetahui dan memahami faktor-faktor yang harus diperhatikan dalam melaksanakan perjalanan untuk satu regu / team.
3. Mampu melaksanakan perjalanan yang sudah direncanakan untuk satu regu/team.


Waktu kegiatan disesuaikan dengan kesiapan anggota dan tidak mengganggu aktivitas yang lebih penting (perkuliahan).

Teknis kegiatan:

1. Memilih anggota regu dan pernbagian kerja.

2. Mencari pendamping/mentor (Dapat ditentukan oleh panitia pelaksana).

3. Menetapkan tujuan/sasaran perjalanan (gunung, tebing, pantai atau goa).

4. Merancang perjalanan (termasuk pembuatan jadwal).

5. Mendapat izin melaksanakan perjalanan dari Tim Khusus. Berdasarkan proposal perjalanan yang telah dipresentasikan.

6. Melaksanakan perjalanan.

7. Melakukan evaluasi.

8. Membuat laporan dan mempresentasikan kembali kepada Tim Khusus Presentasi.

9. Pengesahan laporan perjalanan dari Tim Khusus Pengesahan, sesuai dengan laporan Tim Khusus Presentasi.

Mentor/Pendamping :

* Memberikan masukan-masukan kepada regu yang didampingi (bukan keputusan)
* Mengawasi dan menilai pergerakan regu selama dilapangan.


Ada beberapa faktor yang perlu dijadikan acuan dalam melakukan perjalanan sehingga kegiatan tersebut dapat kita lakukan dengan enak dan aman, serta dapat pulang kembali ke rumah dengan selamat. Adapun faktor – faktor tersebut adalah :

a. Faktor alam

Faktor alam mencakup pemahaman mengenai lokasi tujuan, medan yang akan dihadapi, iklim dan hal lain yang berkaitan dengan lingkungan yang akan dituju.

Langkah antisipasi ;

- Melakukan studi literatur yang kuat

- Pengumpulan informasi tentang daerah tujuan

- Musim

- Rute Perjalanan

b. Faktor Peserta

Banyak kejadian kecelakaan yang terjadi di alam terbuka karena disebabkan oleh kurangnya pengetahuan dan ketrampilan yang dimiliki oleh orang yang melakukan perjalanan.

Langkah Antisipasi :

* menambah pengetahuan & ketrampilan dalam hal pendakian.

Adapun kemampuan yang diperlukan oleh seorang penggiat di alam terbuka dapat dikategorikan ( Collin Mortlok”Pakar Pendidikan alam terbuka”):

1. Kemampuan teknis, yang berhubungan dengan ritme dan keseimbangan gerakan serta efisiensi penggunaan alat & bahan.

2. kemampuan kebugaran, mencakup kebugaran spesifik yang diperlukan dalam kegiatan tersebut.

3. Kemampuan kemanusiaan, yaitu pengembangan sikap positif kesegala aspek untuk meningkatkan kemampuan. Hal ini mencakup determinasi, konsentrasi, analisa diri, kemandirian, serta kemampuan untuk memimpin dan dipimpin. Jadi hal ini berkaitan erat dengan mentalnya.

4. kemampuan pemahaman lingkungan, yaitu pengembangan kewaspadaan terhadap bahaya yang ditimbulkan oleh faktor alam.

Suatu pendakian biasanya dilakukan dalam kelompok kecil. Hal ini dilakukan supaya kerjasama antara anggota kelompok lebih efektif. Dalam kelompok tersebut harus ditentukan pemimpinnya (leader), Hirarki, deskripsi kerja serta tanggung jawab para peserta perjalanan.

c. Faktor Penyelenggaraan

Penyelenggaraan dalam perjalanan mencakup permasalahan faktor teknis dan non teknis pada perjalanan besar (ekspedisi), ada faktor semi teknis.

- Faktor teknis

Adalah permasalahan daya upaya operasi yang berhubungan langsung dengan tingkat kesulitan medan. Yang te4rmasuk hal teknis adalah penyiapan kemampuan personil, skenario dan sistem operasi, pemilihan perlengkapan dan perbekalan, pendokumentasian, serta hal yang berkaitan dengan masalah keamanan.

- Faktor Non Teknis

Masalah daya dukung operasi yang tidak langsung berhubungan dengan kesulitan medan. Daya dukung ini mencakup masalah Adm Organisasi ( dana,i jin, publikasi, sekretaris) dan pendukung operasi global ( komunikasi global, akomodasi kota, transportasi global).

- Faktor Semi-teknis ( untuk ekspedisi besar & kompleks)

Permasalahan daya tunjang operasi yang berhubungan langsung dengan tingkat kesulitan medan, namun bersifat non teknis ( komunikasi, base camp, advance-team, take in & out team, rescue team, delivery team). Faktor ini berada diantara faktor teknis dan non-teknis.

Faktor- faktor diatas merupakan acuan untuk menentukan tingkat kesulitan perjalanan. Acuan faktor teknis adalah kesiapan peserta mengantisipasi kesulitan medan operasi. Acuan faktor non-teknis adalah kesiapan peserta mengantisipasi daya dukung operasi dengan memperhitungkan pula medan operasinya.

FORMAT PROPOSAL PERJALANAN

Lembar judul

Lembar pengesahan

Kata pengantar

Daftar isi

Bab I Pendahuluan

1.1. latar belakang

1.2. tujuan kegiatan

1.3. gambaran umum kegiatan

Bab II Data dan Informasi

Bab III Struktur Organisasi

3.1. struktur dan personil

3.2. uraian tugas

Bab IV Rencana Kegiatan

4.1. jadwal kegiatan

4.2. rencana operasi perjalanan

4.2.1. skenario perjalanan

4.2.2. pembagian kerja lapangan

4.2.3. transportasi

4.3. logistik

4.3.1. perlengkapan

4.3.2. perbekalan

Bab V Rencana Anggaran Biaya

Bab VI Penutup

Format laporan perjalanan

Lembar judul

Lembar pengesahan

Kata pengantar

Daftar isi

Bab 1 Pendahuluan

1.1. latar belakang

1.1.1. latar belakang perjalanan

1.1.2. latar belakng pemilihan lokasi

1.2. tujuan kegiatan

1.3. gambaran umum kegiatan

(menjelaskan kegiatan secara singkat)

Bab II Data dan Informasi

Bab II Struktur Organisasi

3.1. struktur dan personil

3.2. uraian tugas

Bab IV Pelaksanaan Kegiatan

4.1. jurnal kegiatan

(membahas mengenai waktu kegiatan, mulai dari pembentukan regu sampai dengan presentasi laporan.)

4.2. operasi perjalanan

4.2.1. kronologis perjalanan

menjelaskan perjalanan secara rinci tiap sesion waktu. contoh : Hari ke 2 perjalanan (H-2) pukul 16.30, kami berada disuatu tempat yang mempunyai kondisi medan berupa dataran pada puncak bukit kecil dengan ketinggian 2475 dpi Dari tempat ini kami melakukan orientasi medan dan melakuikan resection kesalah satu puncak yang terlihat dengan sudut kompas 155 derajat, dari sini kami mengetahu berada pada koordinat (1420.1560). Setelah mengetahui posisi, kami berbivak untuk selanjutnya masak, makan dan istirahat.

4.2.2. transportasi

4.3. logistik

4.3.1. perlengkapan

4.3.2. perbekalan Penutup

Bab V Penutup

5.1. evaluasi

5.2. kesimpulan

5.3. saran

sumber data dan informasi (daftar pustaka)

Lampiran : – laporan keuangan

- dokumentasi dll.

Catatan :

* Tanamkan jiwa kepemimpinan dalam diri anda.
* Mulailah mempersiapkan segala sesuatu, jauh sebelum melakukan ekspedisi. Baik persiapan fisik, mental dan biaya.
* Rajinlah menabung untuk melaksanakan kegiatan yang telah diperkirakan.
* Percaya dan yakinlah bahwa apa yang akan / telah kita lakukan merupakan hasil pemikiran dan wawasan kita sendiri, jadi optimis akan suatu kegiatan dan tawakallah kita, karena kita makhluk yang tahu akan adanya yang Esa.


“Sebuah kapal indah akan selamat jika dilabuhkan di dermaga tanpa harus
mengarungi badai dan gelomhang,
tapi hanya untuk itukah sebuah kapal dibuat…?”

Minggu, 07 Agustus 2011

DAFTAR ALAMAT PECINTA ALAM INDONESIA

ACEH

1 LEUSER UNSYIAH, UKM-PA Jl Hamzah Fansuri No 4 Darussalam Bandar Aceh 23111

2 UMPAL Lhokseumawe jl.selanga no. 02 Lancang Garam Lhokseumawe.NAD

UNIV.MALIKUSSALEH

BALI

NO NAMA ORGANISASI ALAMAT TELEPON EMAIL & HOME PAGE

1 MAPALA MITRA SATYA BUANA Univ. Pendidikan Nasional Jl Tukad Yeh Aya Denpasar 0361-235203

2 MAPALA CAKRA BUANA POLITEKNIK Negeri Bali, Bukit Jimbaran PO.BOX 1064 Tuban, Bali 0361-701981

3 MAPALA CITTA MANDALA UNIV. WARMA DEWA Jl Terompong No .36 Tanjung Bungkak Denpasar 80235 0361- 23858

4 KPA SASDA (SASTRA DAERAH) UNIV. DWIJENDRA Jl Kamboja Denpasar

5 MAPALA FIKOM UNIV. DWIJENDRA Jl Kamboja Denpasar

6 LOKA SAMGRAHA STKIP NEGERI SINGARAJA Jl A Yani No 67 Singaraja Bali 81116

7 WANAPRASTHA DHARMA UNUD Kampus Unud Jl Sudirman Denpasar 80232 0361- 241099 mapalawd@indonet.com www.members.tripod.com/mapalawd

8 MAPALA BUANA GIRI Univ Mahasaraswati Jl. Kamboja No. 11a Denpasar Bali 0361-227019 bhuanagiri@plasa.com

9 MPA “LOKA SAMGRAHA” STKIPN Singaraja Jl A Yani 67 Singaraja Bali 81116 22570

10 PARICAKRA DEWATA KPA Jl Kutilang No 25 Singaraja 81116 Bali 0361- 22032

11 BHAYU BUANA TUNGGAL Sekolah Tinggi Pariwista Nusa Dua Bali Jl Darmawangsa Kampial PO.BOX 2 Nusa Dua Bali 0361-773537 Fax : 774821 mbbtstpbali@eudoramail.com

12 DHARMA MAHA LOKA STSI Denpasar Jl Nusa Indah Denpasar Bali 0361-227316

13 MPA “dhyana pura” PPLH Dhyana Pura Jl Kubu Gunung Tegal Jaya ,Dalung, Kuta Bali 80361 0361-426450-1 fax: 426452 pplp-dp@indo.net.id

BANTEN

NO NAMA ORGANISASI ALAMAT TELEPON EMAIL & HOME PAGE

1. MAPALA KRAKATAU FT Univ Sultan Ageng Tirtayasa,

Gedung PKM FT UNTIRTA Jl. Jendral Sudirman KM 03 Cilegon Banten 42435

e-mail : mapala_krakatau@yahoo.com

BENGKULU

NO NAMA ORGANISASI ALAMAT TELEPON EMAIL & HOME PAGE

1 Ratu Samban Hiking Club Jl Kapten Syahrial 31 Bukit Barisan Bengkulu 38118

2 Kampala Feperta Univ Bengkulu Jl Raya Kandang Limun Bengkulu 0736-21170 psw 223 fax : 26793

3 MAPETALA UNIB Univ.Bengkulu Jl Raya Kanjang Limun 0736-21170

4 PAFE Jl.raya Kandang Limun Gd.F

JAKARTA

1 Palp Medical FK Univ Tarumanegara Jl Letjend S Parman 1 Jakarta 11440

2 Pataga UNTAG UNTAG Jl Sunter Pamuraja Sunter Agung Jakarta Utara

3 Stupala Univ Borobudur Univ Borobudur Jl Raya Kali Malang No.1Jakarta Timur 1362

4 Mountaineer 52 Jl. Buluh Perindu Gg.H. Adam No 24 Rt 18 Rw 06 Pondok Bambu Jakarta Timur 13430 021-8630305

5 Aesthetica ISTN ISTN Bumi Srengseng Indah Jakarta Selatan 021-78886119

6 Girigahana UPN UPN Jl RS Fatmawati Pondok Labu Jakarta Selatan 021- 76971

7 KMPA Ekacitra IKIP Gd G IKIP Rawamangun Jl Pemuda Rawamangun Jakarta Timur 13220

8 Kapa UI Jl Salemba Raya 4 Jakarta Pusat

9 Mapala Univ Indonesia G d.Pusgiwa Lt I UI Depok 021-78884872

10 Stapala STAN STAN Jl Sanjaya Kebayoran Baru Jakarta Selatan

11 Aranyacala Univ Trisakti Jl Kyai Tapa No 1 Grogol Jakarta 11440 021-5663232 pswt 174

12 Mega Untar FK Univ Tarumanegara Jl Letjend S Parman 1 Jakarta 11440 021- 5674645

13 YCABI IISIP IISIP Jl Raya Lenteng Agung 32 Jakarta Selatan

14 Ompa Tapal IISIP IISIP Jl Raya Lenteng Agung 32 Jakarta Selatan

15 Pasmax Jl Mangga Besar III Jakarta Selatan 021- 6590192

16 Vanaprastha Jl E-7 Taman Setiabudi Jakarta Selatan

17 Marsipala FT Untar Univ Tarumanegara Jl Letjen S Parman No 1 Jakarta 11440

18 Agrawitaka Univ Prof Dr Mustopo (beragama) Jl Hang Lekir I/8 Kebayoran Baru Jak-Sel

19 Impeesa STIE Perbanas Jl Perbanas Karet Kuningan Jakarta Selatan 021 5204110

20 Krisnapala Univ Krisnadwipayana Jl Raya jatiwaringin Pondok gede Jakarta Timur 021 8462229

21 Mapalabi Jl.Mataram Raya 15 Jakarta Pusat

22 Mapala ABA LPI Indonesia ABA LPI Indonesia JL. Cikini Raya 64 Jakarta Pusat 10330 021 332712

23 Wanapala Jl.Kramat raya No.71 Jakarta Pusat

24 Camp Stick APP Kampus APP Jl.Timbuk 34 Srengseng Sawah Jakarta Selatan

25 Dhamapala APP Kampus APP JL. Timbul 34 Srengseng Sawah Jakarta Selatan

26 Himapala UNAS UNAS Jl.Sawo Manila Pejaten Pasar minggu Jakarta Selatan

27 Makopala STIK Budi luhur Jl. Raya Cileduk Petukangan utara Kebayoran lama Jakarta10320

28 Tramp Jl.Raya Pasar minggu Jakarta Selatan

29 Arga Ganeca Univ Atmajaya Jl.Jend. Sudirman 51 Jakarta Selatan 12930

30 Mahidhara Jl.Pulo Mas Barat Vila Tanah Mas Jakarta Timur

31 MPA AKADEMI BANK INDONESIA AKADEMI BANK INDONESIA Jl.Mataram Raya 15 Jakarta Timur 13140 8502410

32 Harsha Pratala STEKPI STEKPI Jl. TMP Kalibata Jakarta Selatan 12760 021 79811336

33 MAPALAYA (MPA.UNIV.JAYABAYA) UNIV.JAYABAYA Jl. A.Yani (by Pass) Pulo Mas Jakarta Timur 021 4898627(8) Psw504

34 Himappa STIE Swadaya Jl. Jati Waringin Raya 36 Jakarta Timur 13620

35 Astadeca Poltek UI Marganda UI Dpok 021-7270026 Yandriyani@indovision.co.id

36 Talaseta FE Univ.Pancasila Jl. Srengseng Indah Lenteng Agung Pasar Minggu Jakarta 021 7270000 psw 2

37 Wanacala Univ.Atmajaya Jl. Jend.Sudirman 51 Jakarta selatan 12930

38 Cicera Univ.Pancasila Jl.Srengseng Sawah Jakarta Selatan 021 7866327

39 Mapa IISIP Kampus IISIP JL.Lenteng agung Jak.Sel

40 Edelwels FE Univ Atmajaya,Jl.Sudirman 51 Jakarta Selatan 12930

41 Sapala Ft.UKI Jl.Mayjend Sutoyo cawang Jaktim 13630

42 SWATALA Univ.Marcubuana Jl.Meruya Selatan Jakarta Barat 021-5840816

43 MAPALHID Inst.Tek.Al kamal Jl.Keduya No2

44 Palmater STMIK Indonesia Jl. Kiai Tapa No.216 A Grogol Jakarta 021-5672455Psw 57

45 Manunggal Bawana ITI Jl.Puspitek Serpong Tangerang 021-7560543 setiawan79@Yahoo.com

46 Wamapala Satyagama Jl.Kamal raya No.2A Cengkareng Jakbar 021-5452377 (8)

47 Pandapa Univ Darma Persada Pondok Kelapa

48 Meturi UKI Jakarta Jl.Mayjend Sutoyo cawang Jaktim 13630 021 8009190 Psw 410

49 Imapala Univ. Muh.Prof.Dr.Hamka Jl.Tanah Merdeka Jakarta Timur 021 8400341

50 Mapasat Akademi Tek.Sapta Taruna Jl. DI Panjaitan Kav.12-13 Jaktim

51 UMTALA Univ.Mpu Tantular Jl. Cipinang Bsar No.2 021-8197386

52 Unisaspala Univ.Islam As-syafiiyah- Jl.Raya Jatiwaringin PO BOX7725 JAT-CM 021 8462361

53 ARCHAEOPTERIX STTD Jl.Protokol Halim Perdana Kusuma 021 8009249

54 STACIA - Univ Muh Jakarta Jl K.H. Ahmad Dahlan Jakarta Selatan 021-7401894

55 Mapena Univ.Muhamadiyah Jl.Cempaka Putih tengah 27 Jakarta Pusat 021 4205175

56 MARPALA UBK Marhaen Pencinta Alam Universitas Bung Karno JL. Kimia No.20, Jakarta Pusat

YOGYAKARTA

1 BMC Akademi Akutansi YPKN Yogyakarta Kampus komplek Balapan Yogyakarta

2 CARAVAN Fak. Peternakan UGM, Yogyakarta

3 GALAKSI 54 Universitas Proklamasi 45 jl.Proklamasi I, Babarsari,Yogyakarta 55281 0274 – 588517

4 GAPADRI Mapala STTNAS Yogyakarta jl.Babarsari,Depok Sleman Yogyakarta 55281 0274 – 485390/516621 gapadri2000@yahoo.com

5 GAPPALA Univ. Duta Wacana Jl Dr Wahidin 5-19, Yogyakarta 0274 563929 ext.250 Gappala@UKDW.ac.id

6 GEGAMA Fakultas Geografi UGM JL.Barek, Sekip Utara,Yogyakarta 55282 0274 – 902340/902344

7 GEODIPA Fakultas Teknik UGM Lt.2 Sayap Utara Kampus Teknik Geologi jl.Grafika 2, Yogyakarta 55281

8 HIPALIV IKIP Veteran Jl Mantrigawen Lor 28 , Yogyakarta

9 JANAGIRI Univ. Janabadra Jl. Timoho Yogyakarta

10 KAMAPALA INTAN Institut Pertanian Yogyakarta jl.Magelang Km 5 Po Box 1059 Yogyakarta 55284 0274 – 588615/589520 fax.0274 – 580520

11 KAPALASASTRA Fak. Sastra UGM Bulaksumur Yogyakarta

12 MADA WIRNA Gelanggang Mahasiswa UNY karang Malang – Yogyakarta 55280 (0274) 586168 Psw.288

13 MADAPALA Universitas Ahmad Dahlan Jl. Kapas 9 Yogyakarta 55166 0274 – 563515

14 MAGMAGAMA Fak, Tek. Geologi UGM, Kampus FT Geologi UGM Bulaksumur Yogyakarta

15 MAHIMPA IKIP Muhamadiyah Jl Kapas , Semaki, Yogyakarta

16 MAPAGAMA UGM Gelanggang Mahasiswa, UGM Bulaksumur, Yogyakarta 55281 0274 902585 fax (0274)66171 Mapagama@Mailcity.com

17 MAPAKU Fak. Kedokteran Umum UGM, Bulaksumur Yogyakarta

18 MAPALA AKUP ARWAGA Purwanggan Yogyakarta

19 MAPALA BANGKEL JL.Kusumanegara 121,Yogyakarta 55615 562265

20 MAPALA GREEN PALM ABAYO JL.Suroharjo UH II/673, Yogyakarta 0274 – 379204

21 MAPALA KAPAKATA Institut Pertanian STIPER Yogyakarta jl. Petung 2 Papringan,Yogyakarta

22 MAPALA PRAJAPATHI Akademi Arsitektur YKPN JL.Gagak Rimang 1, Yogyakarta 55222 0274 – 87469

23 MAPALA STTL Jl. Janti Km. 4 Gedung Kuning Yogyakarta 55198 0274 – 566863

24 MAPALA TUNA PATRIA APMD Jl. Timoho Yogyakarta

25 MAPALA UMY Kampus UMY Jl. HOS Cokroaminoto 17 Wirobrajan 55253 Yogyakarta 0274 – 618053/387646 mpa.umy@yogyawasantara.net.id

26 MAPALA UNISI Universitas Islam Indonesia Jalan Cik Di Tiro N0.I Kotak Pos 56 Yogyakarta 55223 0274 – 542141 Psw. 15

27 MAPALA UPN UPN Veteran Yogyakarta Gedung UKM lt. II Jl.. Ringroad Utara Condong Catur Yogyakarta 55283 0274 – 566733/566800 mpaupnyk@usa.net

28 MAPALASKA Kampus IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

29 MAPALISTA IST AKPRIND,Jl.Kalisabak 28 Komplek Balapan, Tromol 45,Yogyakarta 55222 0274 563029

30 MAPAPERTA Fak. Pertanian Sarjana Wiyata JL.Kusumanegara 121,Yogyakarta 55615 0274 – 562265

31 MAPASADHA Universitas Sanata Dharma Jl Gejayan Tromol Pos 29 Yogyakarta 55282 0274 – 513301

32 MAPASTIE YKPN STIE YKPN,jl. Seturan, Yogyakarta 55281 Po Box 1014 Yogyakarta 550010 0274 – 584321 fax.0274 – 584081

33 MAPEAL AMP YKPN Kampus komplek Balapan Yogyakarta

34 MATALA BIOGAMA Fakultas Biologi UGM Jl. Teknika Selatan, Sekip Utara, Yogyakarta 55281 0274 – 514753

35 MATEPA FNT UGM Kampus UGM, Bulaksumur Yogyakarta

36 MAYESTIK 55 Fak Hukum UGM , Bulaksumur Yogyakarta

37 MPA Cakrawala STIE Widya Wiwaha Jl.Lowanu UH VI/20 Sorosutan Yogyakarta 0274 337091

38 MPA ELGAMAZI Akademi Gizi Depkes RI, Yogyakarta, Jl.Tata Bumi 3. Banyu Raden, Gamping Sleman,YGY 55293 0274 517369

39 MUSHROOM Sekolah Tinggi Ekonomi Yogyakarta jl.Glagahsari 63 Yogyakarta 0274 – 373955

40 PALAPSI Fak. Psikologi UGM , Bulaksumur Yogyakarta

41 PALLAWA Univ. Atmajaya Jl Mrican Baru 28, Yogyakarta 55281

42 PALMAE Fak. Ekonomi UGM, Bulaksumur Yogyakarta

43 PLANTAGAMA Fak. Pertanian UGM, Bulaksumur Yogyakarta

44 RIPALA( Arama Riau Pencinta Alam) Jl. Bintaran Tengah 2 Yogyakarta 55151

45 SASENITALA ISI Kampus ASRI Gampingan Yogyakarta

46 SETRAJANA FISIPOL UGM, Bulaksumur Yogyakarta

47 SILVAGAMA Fak. Kehutanan, Bulaksumur Yogyakarta 55281

48 WAMADIKA STMIK AKAKOM Jl. Raya Janti Karang Jambe Yogyakarta 55198 0274 – 565237

49 WAPANTARA STIMIK DIAN NUSWANTORO, Jl.Nakula I no.7-11 0274 51726 fax 0274 520165

50 REPALA BHIPA Jl. Godean 5 ngupasan Jogjakarta 55122 562458

51 DELTA MOUNTAINEERING & SCINCE CLUB Jl Wardani 2 yogyakarta 515359

52 MERMOUNC Yogyakarta Jl Bausaaran 67, Yogyakarta 55211 513503

53 ARWAGA Jl. Purwanggan 35-43 Yogyakarta

FPTI Jl. Proklamasi no 01 Babarsari Yogyakarta 55281 0274-485517

JAMBI

1 SIGINJAI Kampus Univ.Jambi Telanaipura Jl.Prof Dr. Sri Sudewi Maskun Sofyan- Jambi 0741-34616,60938

2 MAPALA GITASADA Univ. Batanghari Jl Slamet Riyadi, Jambi 0741-60673

3 MAKOPALA DIMITRI AMIK Jl Prof Sumantri Brojonegoro 0741-33852

4 MAPALA TAPAK RIMBA AKUBANK Muhammadiyah Jl Kapt. Pattimura, Jambi

5 MAPALA PELANGI BIRU ASM Jl. HOS Ckroaminoto Jambi, 36129 0741-25773

6 KPA Wahana Anak Elang Alam Gunung Jl. Sutoyo Siswomiharjo Lr Sejahtera (Jalan Baru) RT 3/36 Jambi 36361 0741-24943

7 KPA Eiger Mountaineering Club Jl. Bangau IV Rt 16 No 14 Kel. Tambaksari Jambi 36138 0741-21378

8 KPA Sadar Wisata Pinang Sebatang Jl. Urip Sumoharjo Lr. Jaya Rt 13 No 16/30 Jambi 36122 63458

9 KPA Ranger Sungai Penuh Jl. P. Diponegoro 27 Sungai Penuh Jambi 21808

10 Gema Cipta Persada Jl Slamet Riyadi, Broni Jambi

12 Dourchilla Kerinci Jl Muradi No 55 Sungai Penuh Keerinci Jambi

13 Yayasan Gita Buana Club Jl R. Inu Kertapati No 11 Rt 38 Komp. DPRD Telanaipura Jambi 36124

JAWA BARAT

1 ASTACALA Kampus STT Telkom Gedung I Jl. Radio, Palasari, DYK, Bandung 40257 022- 7564108 ext. 2021 astacala@hotmail.com

2 ATLAS MEDICAL PIONEER FK. UNPAD Jl Pasirkaliki Bandung

3 BARAWANA UNJANI Jl Raya Cimahi Bandung

4 BRAMATALA, STIEB Jl. Cikutra 204 A Bandung 40125 022-7275855

5 DEWADARU AMIK Jl. Jakarta Bandung

6 FPTI Jl Aceh

7 GANDAWESI FPTK IKIP Jl. Setiabudi Bandung

8 GIDEON JL Ir.H.Juanda No 93 Bandung

9 GIRI MAYA Jl Kliningan

10 GIRIRAYA UNINUS Jl Terusan Halimun 37 Bandung 40262

11 GUATEMALA UNINUS Jl Soekarno Hatta

12 HIAWATA FT.Unwim Jl Garut Bandung

13 HIMAPA STIE YPKP Jl Suci Kampus II Bandung 022 7275489

14 HIMBLO Fak. Biologi UNPAD Jl Raya Sumedang Jatinangor Bandung

15 HIMPALA ITENAS Jl PH. MustofaNo.23 Bandung

16 HIMAPALA- STT MANDALA Jl Soekarno Hatta 022 7301738

17 HIPAMA AKTRIPA-STIE YAPARI 022 2111027

18 JANA BUANA Jl Pasar Atas Cimahi (dekat Alun-alun Cimahi)

19 JANTERA Geografi IKIP Jl Setiabudi Bandung

20 JAYAWIJAYA Jl Sri Wijaya 8 No 18 (SMAN 2) Cimahi

21 KAMUKA PERWATA (KAPA) FT UI Jl Pusgiwa Kampus UI Depok 16424 021-7270202

22 KMPA GANESHA ITB Jl Ganesha 10 Bandung 40132

23 KOLOMETAL STT TEXTIL Jl Ahmad Yani 390 Bandung 022-7062214

24 LAWALATA IPB Kampus IPB Dermaga

26 MAHACILIA A2B Jl Merdeka Bandung

27 MAHACITA IKIP Jl Setiabudi No.229 Bandung (UPI) 022 2013163 psw 3206 mapentaunisba@hotmail.com

28 MAHAPEKA IAIN Sunan Gn. Jati Jl Ry. Cipadung 105 Cibiru Bandung

29 MAHATALA Jl Ters.Gatot Subroto Pindad (UNJANI Kampus II) Bandung

30 MAHATALA STTIB Jl Terusan Kiara condong Bandung

31 MAHITALA UNPAR Jl. Cimbeuleuit Bandung 022 2036332

32 MAPA Gunadharma Gunadharma Jl. Margonda Raya 100 Pondok Cina Depok

33 MAPAGRI ITA Jl. Halimun Bandung

34 MAPAK ALAM UNPAS Jl. Taman Sari Bandung 022 421472

35 MAPALA Univ. Jend A. YaniJl. Terusan Jend. Sudirman PO.BOX 148 Bandung

36 MAPALASKA Univ.Singaperbangsa Jl.HS.Ronggowaluyo teluk jambe Kerawang 0267 642279

37 MAPALIH AIN/FE UNBAR AIN/FE UNBAR Jl. Pahlawan Bandung

MAPELLA UNIV. LANGLANG BUANA JL KARAPITAN BDG

38 MAPEKA Univ. MARANATA Jl. Suryasumantri Bandung 022 2012186

39 MAPENTA UNISBA Jl. Taman Sari 1 Bandung 022 4203368 psw 232

40 MARGASOPHANA IKIP Jl. Setiabudi Bandung

41 MAWARGA FAPERTA UNBARJl. Cikutra Bandung

42 MPA ATMAWANA Univ. Ibnu Khaldun Bogor Jl Rayak Emang km.2 PO.BOX 74 Bogor 16710

43 NYMPHEAE Jur. Biologi ITB Jl. Ganesha Bandung

44 PAL IKOPIN IKOPIN Jl. Jatinangor Sumedang Bandung

45 PAL Rimbawan Jl Raya Sumedang AIK

46 PALAWA-AKPI 022 775358

47 PALATRA Jl Cikutra Baru (STIE TRIDARMA)

48 PALAWA Univ. PAJAJARAN
Komplek UKM kampus UNPAD jatinangor, jalan raya Bandung Sumedang KM 21 45363

Telepon :02291670051 Website :www.palawaunpad.org email : dp_palawa@yahoo.com


Jl Dipati Ukur 35 Bandung 40132

49 PAMOR FPOK IKIP IKIP Jl PH. Mustofa Bandung

50 PANTALA Jl Merdeka (Santa Angela) Bandung

51 RANGER STIE INABA Jl Sukarno Hatta Bandung

52 RAPALA Jl Pasir Kaliki 110 B Bandung 40171

53 RIMBAWAN Jl Pramuka (AIK) Jatinangor

54 RIMBAWAN, Fak Kehutanan UNWIM Jl Jatinangor Sumedang Bandung

55 RIMPALA Fak. Kehutanan IPB Kampus Fak. Kehutanan IPB PO.BOX 69 Bogor 16001

56 SAGA Politeknik Ciwaruga Kampus Poltek ITB Bandung

57 SALAMANDER Jl Burangrang (BPI) Bandung

58 SATGANA Kampus.Univ. ADVENT Indonesia Cisarua Lembang Bandung

59 TONGGUR FPIP IKIP Jl. Setiabudi Bandung

60 UKL FAPET UNPAD Fak. Pertanian UNPAD Jatinangor

61 WANADRI Jl Wastukencana No 27 Bandung

62 WANASATRYA STBA Jl. Cihampelas 194 Bandung 022-85246

63 WAPALAPA UNPAK Jl. Pakuan PO.BOX 353 Bogor 0251-312206

64 X-WASI Jl Soekarno Hatta ( STISI ) Bandung

65 WLG Jl Teladan 30 A Gegerkalong Bandung (022) 234538

66 OSIRIS Jl R.E Martadinata Bandung 65 Bandung 40115 (022) 4204071

67 MAPA Gunadharma Gunadharma Jl Margonda Raya 100 Pondok Cina, Depok

68 Gempala Aruphadatu Jl RAA Wiranata Kusumah Bale endah Bandung 40258 (022) 5940283

69 Skygers Jl Muararajeun baru III no 40 Bandung (022 ) 708169

70 Widerness Jl Hamid 27 Bandung

71 Paksi Extrass Jl Kaum Kidul 19 Belakang Sukabumi 43131

72 Taruna Hiking Club Jl Setrasari Kulon V/10 Bandung 40152

73 Ikpal Libel’sta Jl Perintis Kemerdekaan II Cikokol Tangerang

74 Katapa Tekab Jl Hegar manah 35 Bandung 40141

75 Cobwad Jl Surya Kencana 127 Bogor 16141

76 BPH FANTS CLUB Sdr Yuslifar : Jl Agung Utara II D blok A 29 no 18 Sunter Agung Podomaro Jakarta 14350

77 Zabra Fak. Kehutanan UNWIM Jl Jatinangor Sumedang Bandung 8156020086

78 Extemass Jl Sukajadi bandung

79 Crosser Jl PSM 12 Bandung

80 Grune Techniker POLMAN Jl Kanayakan no 21 Bandung

81 PPGBKA ARYA DRICALA D3 FISIP UNPAD jl dago utara no 25 40135 BANDUNG

82 Tifpa Meerkat ST.INTEN (Sekolah Tinggi Sains dan Teknologi Indonesia) Jl. Juanda No. 126F Bandung – Jawa Barat

JAWA TENGAH

1 AGRAWANA Akademi keuangan Perbankan Jl. Warta Malanda maramis No. 29 Surakarta 57135

2 ARGAJALADRI Univ. Islam Sultan Agung Jl. Kaligawe km. 4, Semarang 024-583584 argajaladri@bimamail.com

3 BRAHMAHARDHIKA MAPALA FKIP UNS Jl. Ir. Sutami 36A Kampus Gentingan Gd. II Lt. 2 Surakarta

5 CAPRAPALA Kampus Fak Pertanian Unsoed PO BOX 110 Purwokerto

6 GANEMON FE UNIV TUNAS PATRIA Jl. Warta Malanda maramis No. 31 Surakarta 57135

7 GARBA WIRA BHUANA UNS Kampus Mesen, Jl. Urip Sumoharjo 110 Surakarta

8 GOPALA VALENTARA Fak. Hukum UNS Jl. Ir. Sutami, 36A Surakarta 57216 0271-46624

9 KAMAPALA IKIP PGRI Jl. Lotar No. 1 Semarang

10 MACINAL STIKUBANG Jl. Kendeng V, Semarang

11 MAHAPALA FKIE IKIP Jl. Kelud Utara III No. 12 Semarang

12 MAHAPALA IKIP Jl. Kellud Utara III , semarang

13 MAHAPALA SULFUR Univ. Tidar Jl. Kapten Suparman Magelang 56116

14 MAHUPA 17 UNTAG Jl. Pemuda 70 Semarang

15 MAIVELA IKIP Veteran Jl Talang Sari, bedan Duwur , Semarang

16 MAKUPALA STIK Jl. Pawiatan Luhur II, Bedan Duwur , Semarang

17 MALIMPA UMS Jl. A.Yani Pebelan, Tromol Pos 1 Surakarta 57102

18 MAPADOKS Fak. Kedokteran Unisula Jl. Kaligawe , Semarang

19 MAPALA UNIV. SEMARANG Jl. Admmodirono No. 11 Semarang 024 411562

20 MAPALA AAM Jl. Prabu Mulih, Semarang

21 MAWAPA IAIN WALISONGO Komp. Kampus II Jl. Boja Bukit Ngalian , Semarang

22 MITRA GAHANA Fak. Ekonomi UKSW Jl. Diponegoro 52-60 Salatiga 22362

23 PAMAFA FARMING Jl. Pawiatan Bedan Duwur Semarang

24 PMPA KOMPOS FAPERTA UNS Jl. Ir. Sutami, 36A Surakarta 57216 0271-37457

25 SABA GIRI WANA UNDTAG Jl. Pawiatan Bedan Duwur, Semarang

26 UPL MPA UNSOED Jl. Prof. HR. Benyamin 14A, Purwokerto 53122 0281-35292 ex.233

27 WAMAPALAS Wahana Mahasiswa Pecinta Alam STIE S 715333

28 WAPEALA PKM-UNDIP Jl. Iman Bardjo SH. No. 2 Semarang

30 BRAHMAHACITA Jl Urip Sumoharjo 12 Surakarta

32 PIGANTELLI Karang Asem Lawean PO BOX 27 Surakarta 57101

34 GAPETA Jl Lawet no 25 Kebumen 54311

35 LEKMAPALA
Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang, Gedung PKM Fakultas Teknik UNNES
Kampus Sekaran Gunungpati Kota Semarang 50229
Email: lekmapala@gmail.com

36 Corps psychopala Mahasiswa Psikologi Pecinta Alam UMS (solo) jl.tromol pos pabelan kartasura Gd L.1 sayap utara

JAWA TIMUR

1 MAPENSA FAPERTA Jl. Kalimantan III/ 23 Jember

2 AKASIA Fak. Hukum Univ. Jember Jl. Kalimantan 17 Jember 0331-85586

3 MAPALA UNMUH Univ. Muhamadiyah Jl. Kalimantan Jember

4 IMAPALA STIE MANDALA Jl. Sumatra 118-120 Jember 0331-21304 ,84324

5 MAHAPALA D3 F.SASTRA UNIV. JEMBER Jl. Jawa 17 Jember

6 DIMPA Univ. Muhamadiyah Jl. Raya Telaga Mas, Malang 0341-464318 ex.146

7 HIMPAS VIGENECVARA STIE Jl. Terusan Kalasan Belimbing, Malang

8 WIGAPALA Kampus II Univ. Widyagama Jl. Borobudur 35 Malang 65128 0341-492282 psw 227

9 HIPAWIDHA Univ. wisnu Wardhana Jl. Terusan Danau Sentani 8 komp. Griyan Satelit Malang

10 GENENDRAGIRI Poltek Unibraw Jl. Weteran PO BOX 4 Malang

11 IMPALA Univ. Brawijaya Jl. MT Haryono 161B Kav 11 Malang 0341-560576

12 KAPA 85 Univ. Gajayana Jl. Mercu Sari , Malang

13 IMPA EDELWEIS STTIBA Jl. Semeru 80 Malang

14 GEMAPITA FKIP Univ. jember Jl. Kalimantan 1/3 Jember

15 SWAPENKA F.Sastra Univ. Jember Jl. Jawa 19

16 MAHAPENA Fak. Ekonomi Univ. Jember Jl. Jawa 17 0331-87990

17 KAMAPALA RANTI PAGER AJI Univ. Islam Jl. MT. Haryono 193 Malang

18 SIKLUS UKPLH ITS Kampus ITS Sukolilo , Surabaya

19 MAPAWIKA, MAPAWIDYA KARYA Jl. Bondowoso No. 2 Malang 65115 0341-53171

20 PARAGIRINDRA IST Palapa Jl. Kecubung, Telaga Mas , Malang

21 GHUBATRAS Univ. Bangkalan Jl. Raya Telang PO BOX 2 kamal

22 PARADISODA STIMI Jl. Mega Mendung No. 9 Malang

23 IMAPAL STIEKEN STIKEN Jaya Negara Jl. Citandui 46 Malang

24 JONGGRING SALAKA Univ. Negri Malang Jl. Surabaya No. 6 0341-551312 ex.471

25 MAPAWIKA Univ. katolik Widyakarya Jl. Bondowoso 2 Malang

26 MAHAPALA STIA Jl. Raya Telaga Mas 35 PO BOX 94 Malang

27 IMAPALA Univ. Merdeka Jl. Terusan Raya Dieng 62-64 Malang 0341-28395

28 WAMPELHI STIH Jl. MT Haryono X/3 C Malang

29 HIMAKPA ITN Jl. Bendungan Sigura-gura No. 2 Malang 0341 551431 psw 248

30 HIMAPALA Univ. Negri Surabaya Parkir Barat Gd. Putih Kampus Ketintang, Surabaya 031-8280675 himakpa@itn.ac.id

31 HMPA BEKISAR Poltek Pertanian Univ. jember Jl. Mastrip PO BOX 164 Jember 0331-83531,83534

32 PATAGA UNTAG Jl. Semolo waru 45 Surabaya

33 MAHISAPALA Univ. WR. Suprapman Jl. Arief Rahman Hakim 14 SBY

34 MPA WIKAR UNIV WIDYA KARTIKA Jl Darma Husada Indah Barat VI/1 Surabaya

35 PAWITRA IKIP PGRI Jl Ngagel Dadi Surabaya

36 HIMAPASTI STIKOM Jl Kutisari 9A Surabaya

37 MAPALAS Univ. Dr. Soetomo Jl Semorolawu Surabaya 031- 598754

38 MAHAPALA UPN Veteran Jl Tambayaan Tengah 17-19 Surabaya

39 WANAPUBA UNIV PUTRA BANGSA Jl Arif Rahman Hakim 107 Surabaya

40 MAPALA KAWARU Univ. Wijaya Kusuma Jl Dukuh Kupang XXV Surabaya 031-5677577 psw 126 mapala_kawaru@plasa.com

41 MAPAUS UBAYA Univ Surabaya Jln. Raya Kali Rungkut Surabaya 60293

42 MAPALA STIE PERBANAS Jl Semolowaru Surabaya

43 MAHAPALA STIESIA Jl Menur Pumpungan 30 Surabaya

44 WANALA UNAIR Jl Darmawangsa Darma Selatan Gedung Kopma Lt II Surabaya

45 KPLA FKG UNAIR Jl Prof Dr Moestopo Surabaya

46 AESCULAP Kampus FK Unair Jl Darma Husada No 47 Surabaya

47 HIMPA WISNU CITRA IKIP PGRI Jl Supriadi 48 Malang

48 TERAS TIMUR GEMA Kampus Ketintang Surabaya

49 MAPAS ITATS Jl Arif Rahman Hakim Surabaya

50 PANCALIUNIKAR Univ Kartini Jl Manyar Kertoarjo 116 Surabaya

52 MAPARA Univ Bhayangkara Jl Ahmad Yani 114 Surabaya

53 MAPALSA IAIN Sunan Ampel Jl A Yani 117 Surabaya 031 – 8413896 fax : 8413300

54 MATRAPALA Univ Kristen Petra Jl Siwalan Kerto 121-131 Surabaya

55 WATALA Univ Muhammadiyah Jl Mojopahit 666 B Sidoarjo

56 MAPALA JALAWIRA Univ Hangtuah Jl Teluk Bayur 67 Surabaya

57 HIMAPAUS Kampus I STIE Urip Sumoharjo, Jl. Urip Sumoharjo 5-9 Surabaya

58 Gerakan Peduli Alam – Tuban Selatan (GPA-TS)
Jl. Raya Mberon, Rengel, Kab. Tuban, Jawa Timur

59 PALAPSI Universitas Airlangga Jln. Dharmawangsa Dalam no 4 – 6 Surabaya
Fakultas Psikologi Universitas Airlangga

KALIMANTAN BARAT

1 MAPALA UNTAN PKM UNTAN Jl M Isya Univ Tanjung Pura Po Box 353/78124 0561 767550

2 MEPA UNTAN Jl.A.Yani FE UNTAN 0561 732406

3 MAPA SILVA Jl. A. Yani Fak Kehutanan UNTAN

4 Mapala Teknik Fak Teknik UNTAN

KALIMANTAN SELATAN

1 MAPALA PIRANHA FAK PERIKANAN UNLAM Jl A Yani Km 35 Simpang Empat Banjar Baru Banjarmasin

2 MAPALA HUKUM FAK HUKUM UNLAM Jl Hasan Basri (Kayu Tangi 1) Banjarmasin

3 EKA TRADITHEC KAMPUS UPAYA Jl A Yani Km 5,5 Komp Stadion Lambung Mangkurat Banjarmasin

4 MAPALA “SYLVA”FAHUTAN UNLAM Jl A Yani Km 36 Fahutan Unlam Banjar Baru 70714

5 MPA FISIPIONER Kampus Fisip UNLAM Jl Brigjend H Hasan Basri Banjarmasin 70123

6 GRAMENIA Gd III Lt 2 FAK PERTANIAN UNLAM Jl A Yani Km 36 Simpang 4 Banjar Baru (0511) 92254 fax : 772254 mapala_graminea@yahoo.com

7 WIRA ECONOMICA Mapala Fak Ekonomi Jl Brigjend H Hasan Basri Banjarmasin

8 ORYSA SATIVA Kamp Uvaya Jl A Yani Km 30 Lok Babat Banjarbaru Banjarmasin

9 ARGAPALA JL. Batu Benawa 53, Mulawarman, Banjarmasin

10 KOMPAS Borneo Unlam UNLAM Banjarmasin, Kalsel 0511 50406

11 Orpala Kayakat Jl Sriwijaya No. 92 Rt 18 Komp Beruntung Jaya Banjarmasin

12 Jakawana Jl Nagasari 6 Banjarmasin

13 Kinabalu Nature Lover Komp. Bharata No. 36 Simpang empat Banjarbaru, Kalsel 70714

14 Wanariva P.O.Box 160 Banjarmasin

15 Repala Nusantara Jl. Sulawesi P.O.Box 123 Banjarmasin 70115

16 Waparasa Jl Soetoyo /Mutiara Rt 07 No.28 Banjarmasin 70119

17 ARGAPALA Lambung Mangkurat JL. Batu Benawa 17, Mulawarman, Banjarmasin

18 IMPAS-B FKIP UNLAM BANJARMASIN Jl Brigjend H Hasan Basri Banjarmasin – 0511 9119171

KALIMANTAN TENGAH

1 KMD COMODO MPA UNPAR Jl.H.Timang Gd.Kuliah I Palangkaraya 0536 38039 cmd@mailcity.com

KALIMANTAN TIMUR

Pa. Glap ( Gerakan Lestari Alam Paser ) alamat Sekret. jalan Modang Gang. Damai No. 8 Rt.8 Kec. Tanah Grogot Kab. Paser Kaltim 76211.

NO NAMA ORGANISASI ALAMAT TELEPON EMAIL & HOME PAGE

1 IMAPA UNMUL Univ Mulawarman Jl. Barong Tongkok Kampus GN. Kelua Samarinda 75123 0541-41118 ext 5141 / 749328

LAMPUNG

1 Matala Stisipol Kampus Stisipol-Stial Jl Gajah Mada Bandar Lampung

2 Poltapala Politeknik Pertanian Unila Jl Soekarno Hatta Rajabasa Bandar Lampung

3 Racana Raden Intan Kampus Unila Jl Soemantri Brojonegoro 1 Gedung Meneg Bandar Lampung 35145

4 Masapala APK Jl Raya Haji Mena Po Box 022 TNK Univ Lampung Bandar Lampung 35145

5 Mapala Unila Lt II Gd PKM Unila Jl Soemantri Brojonegoro 1 Gedung Meneg Bandar Lampung 35145 0721-770847

6 Watala Jl T Umar 68/64 Bandar Lampung 35112 (0721) 75063

7 Matrix UM Metro “Univ Muhammadiyah Jl Lembayung 15A

Metro”

9 MAPEL Jl Slamet Riyadi No 26 Kecahraya Teluk Betung Bandar Lampung 35114

11 MASAPALA Jl Raya Haji Mena Po Box 022 TNK (UNILA) Bandar Lampung 35145

12 Katala STIH Muhammadiyah

13 Darmajaya Pecinta Alam (ARTALA)
Kampus IBI DARMAJAYA,
Jln. Zainal Abidin Pagar Alam no 93,Labuhan Ratu
Bandar Lampung, Lampung

Email : greenbey.go@gmail.com

MALUKU

1 MAPALA “KEWANG MALUKU HIJAU” Fak Pertanian Univ Pattimura Ambon 97233

2 MAFISPALA Fak ISIP Univ Pattimura Ambon 97233

3 KELOMPOK STUDI & MAHASISWA PECINTA ALAM Universitas Kristen Maluku Ambon

4 MEPA Fak Ekonomi Univ Pattimura Ambon 97233

5 DARUSSALAM MAPALA (DARMAPALA) Kampus Universitas Darussalam (0911) 61318, 61313

6 MATEPALA Fak Tekhnik Lt 1 R 8-20 Universitas Pattimura Ambon

NTB

1 Palam Akademi Management Mataram Jl Pendidikan No 1 Mataram

2 Mapala FE Univ Mataram Jl Pendidikan 37 Mataram 83125 22936

3 Maternapala Fak Peternakan Univ Mataram Jl Pendidikan 37 Mataram 83125

4 Mapala FKIP Univ Mataram Jl Pendidikan 37 Mataram 83125

5 Grahapala Rinjani Univ Mataram Jl Pemuda Blok D Lt II Mataram 83125 0370 642925

6 KAPA – SSC ( Sativa Science Club ) Fak Pertanian U Mataram Jl Majapahit. No. 62 Mataram 83115 www.kapassc.co.cc

7 Wapala Fak Hukum Univ Mataram Jl Pendidikan 37 Mataram 83125

8 Mahapala Hendayani IKIP Mataram Jl Pemuda Mataram

NTT

1 Mapala Univ Nusa Cendana Jl Samratuciani 72 Kupang

RIAU

1 Mapala Univ Riau Jl Ronggowarsito Pekan Baru

2 PA UNIV RIAU Pangkal Pinang 33135 d/a Kampus Univ Riau Jl Ronggowarsito Pekan Baru

3 HUMENDALA Universitas Riau Kampus Binawidya Km 12,5 Simpang Panam Pekanbaru 0761-63268-63269 Humendala@Hotmail.com

4 HIMAPEKA WARADIPA Univ Lancang Kuning Pekanbaru Riau Jl Yos Sudarso Km 06 0761-52324

5 Mapala LP3I Club ( MLC )
alamat Jl. Jend. Sudirman no. 174 B-F tangkerang selatan pekanbaru riau.

SULAWESI TENGAH

1 MAPATALA Univ Tadulako Kampus Bumi Kaktus Tadulako Tondo Palu (0451) 22844, 22611

2 SAGARMATHA MPA Kampus Fak Pertanian Univ Tadulako Bumi Kaktus Tondo Palu Sul Teng

3 MAPALA SANTIGI FISIP Universitas Tadulako Kampus Bumi Kaktus Tadulako Tondo Palu

4 Mahacita Gawalise STIE PB JL.Suharso 36 A 94111 Palu 0451 421303,428504

5 Mapala Unis.Muh.Palu Jl. Hangtuah 29 Palu

6 MAPATALA Kampus Bumi Kaktus Tadulako Tondo Palu 0451 22844,22611

SULAWESI SELATAN

0 MAHADIPA Jl.Perintis Kemerdekaan Km.9 Makassar (0411) 515194 mahadipa@stmik.dp.private.as

1 MAPALA ATMAJAYA MAKASSAR

2 MAPALA POLITEKNIK PKM Kampus politeknik Negeri Makasar, JL.Perintis

kemerdekaan KM.10 Makasar 90245

3. TEKPALA FT UMI (TEKNIK PENCINTA ALAM), Jln. Urip Sumoharjo Km 5 (Kampus II UMI), Plaza Teknik Lt. 1. Makassar

4 MAPALA UMI Jl Urip Sumoharjo Km 5 (kampus baru UMI) Ujung Pandang 0411 453818 mapalaumi@Hotmail.com

5 MAPALA SWARA BHUWANA UKI PAULUS (0411) 28378

6 MAPALA UVRI Jl Gunung Bawakaraeng 72 Makasar 90145 (0411) 335072 mapala _uvri@hotmail.com

7 IMPALA KAMPUS UNHAS Baraya Ruang K 05 Ujung Pandang

8 MAPALA STIE YPUP KAMPUS STIE YPUP Jl Andi Toro 17 Makasar 0411 830148

9 SAR UNHAS Gedung PKM UNHAS Tamalanrea Jl P Kemerdekaan U Pandang 90245 (0411) 510200

10 MAPALA UNIV 45 Jl Urip Sumoharjo Km 4 Ujung Pandang (0411) 322411

11 KORPALA UNHAS Gedung PKM UNHAS Tamalanrea Jl Perintis Kemerdekaan Km 10 , Tamalanrea Makasar (0411) 5862000/585188

12 SINTALARAS MPLH IKIP Ujung Pandang Sekretaris UKM Sintalaras Gedung AD Kampus IKIP Gunung Sari Baru Ujung Pandang

13 MAPALA STIEM Jl Letjend Mapaouddang No 28 Ujung Pandang 0411 857698

14 KOMPAS CELEBES Alamat : Jl. Bulu Pakoro No. 5 Pinrang CP. 081241814303

15 MAHAPATI MAKASSAR
JL. SUNU NO. 220
KAMPUS ATIM, 90111 MAKASSAR

SULAWESI TENGGARA

1 MAHACALA UNHALU KAMPUS UNIV HALUOLEO Jl Mayjend S Parman Kendari 0401 324991 FAX 0401 393977 mahacalaunhalu@gmail.com

2 MAPALA UNSULTRA Jl.Ahmad Yani No.2000 Depan Stadion Lakidende kendari 0401 328447

3 KORPS CITAKA INDONESIA JL. Pemuda No. 99 KM. 5 Balandete Kolaka 81341622223 Email : korps@e-citaka.co.cc www.korpcitaka.wordpress.com

4 MAPALA USN Jl. Pemuda KM 5 Kampus USN Kolaka

5 ANPALA (Anoa Pecinta Alam) JLN. JEND. SUDIRMAN NO. 94 KOMP. ANTAM POMALAA – KAB. KOLAKA

6 Mahasiswa fakultas ekonomi pecinta alam atau biasa disebut navernos unhalu
alamat sekret : jl.h.e.a. mokodompit, gedung iesp lt.1, fekon unhalu Kendari (Sultra)

7 KPALH ZENITH SULAWESI CINTA ALAM KENDARI
Jl. Brigjend.M.Joenoes Lr. Kenangan No.12 Kel.Bende
Kendari Sulawesi Tenggara – 93117
Email : zhoel_adventure@yahoo.co.id

SULAWESI UTARA

1 MPA AVESTARIA Jl Kampus Bahu Fak Fisipol Manado 95115

2 JUSTITICA Fak Hukum Univ Samratulangi Manado

3 EQUIL Fak Ekonomi Univ Samratulangi Manado

SUMATRA BARAT

1 Hippoccrates Emergency Team SEMA FK UNAND Jl Perintis Kemerdekaan Padang

2 KOMMA UNAND KAMPUS FAPERTA UNAND Air Tawar Padang 25131 (0751) 54225

3 MAPALA BLAISE PASCAL Kampus AMIK Lubuk Begalung Padang

4 MAPALA GREEN JUSTICE KAMPUS FAK HUKUM UNAND Jl Pancasila 10 Padang

5 MAPALA IKIP PADANG/MPALH UNP Univ Negeri Padang Gedung PKM G.53 Kampus UNP Air Tawar Padang 0751-40012

6 MAPALA KACU BIRU Univ EKA SAKTI Jl Veteran Dalam No 26B Padang

7 MAPALA PROKLAMATOR Universitas Proklamator Bung Hatta Jl Sumatera Ulak Karang Padang 0751-51678,55475 proklamator99@Hotmail.com

8 MAPALA UNAND Jl Perintis Kemerdekaan 77 Padang (0751)36053

9 MAPALA UNIV VETERAN REPUBLIK INDONESIA Jl Gunung Bawakaraeng 72 Ujung Pandang

10 MAPALA VIVO ATIP Jl Bungo Pasang Tabing-Padang

11 RAFLESIA FMIPA UNAND Kampus UNAND Limau Manis Padang

12 WAPALASTIE “KBP” Kampus STIE “KBP” Jl Khatib Sulaiman Padang

SUMATRA SELATAN

1 Gemapala Wigman FH UNSRI Jl Sriwijaya Negara Bukit Besar Palembang 301139 (0711) 353373

2 Ikatan Mahasiswa Petala UNSRI Jl Sriwajaya Negara Bukit Besar Palembang

3 IMPALM FAPERTA UNSRI Jl Padang Selasa 524 Bukit Besar Palembang

4 Mafesripala FE UNSRI Jl Arief Rahman Hakim Bukit Besar Palembang

5 MAFESRIPALA FE UNSRI Kampus FE UNSRI Jl Raya Palembang Prabumulih Indralaya (OKI) 30622 (0711) 580964

6 MAPALA BINA DHARMA STIE-STMIK Bina Dharma Jl. Jend A.Yani No. 3 Palembang 0711-515581 Mabidar@usa.net

7 Metadiga UNSRI Kampus UNSRI Bukit Besar Palembang

8 Sabak FMIPA Univ Sriwijaya Jl Arief Rahman Hakim Bukit Besar Palembang

SUMATRA UTARA

1 HIMALAYA UISU KAMPUS UISU Jl Sisingamangaraja Medan

2 EUREKA Kampus ISTP Jl Syailendra 8 Medan

3 GASI – UMA Univ. Medan Area, Jl Pancing No. 1 Medan

4 GEMPITA UNIKA SHANTHO THOMAS Jl.Setia Budi No 479 F Medan

5 GMPA ITM Institut Teknologi Medan Gedung Arca 52 Medan 061-7363771

6 GREEN CAMP Perbanan Jl Gaperta 3 Medan

7 KOMAPALA PANCA BUDI Kampus Panca Budi Jl Gatot Subroto No100 Medan

8 KOMPAS USU Kampus USU Jl Alumni 2 Medan 061-8214210 ext 288 kompasusu@bimamail.com

9 MAHATALA NOMMENSEN KAMPUS HKBP NOMMENSEN Jl.dr.Sutomo no.4 Medan

10 PARINTAL FP USU Jl Prof A Sofyan No 3 Medan

11 BIOTA,

Biologi Pecinta Alam,

Universitas NegeriMedan,

Jl. Willem Iskandar, Psr. V, P.O. Box 1589, Medan Estate, Medan 20221, Sumatera Utara

Kamis, 03 Maret 2011

kongres V TEKPALA FT - UMI ( at Malino )




















TENDA

Pernahkah Anda camping atau mendaki Gunung? Pernahkah Anda membawa dan mendirikan tenda di sana?. Pernahkah mengalami salah membawa jenis tenda? Atau malah Anda tidak menyadari sepenuhnya adakah perbedaan


Tenda Pleton

Tenda yang di jual di pasaran.

Tidak jarang juga pendaki gunung memakai Tenda Camping untuk di pakai di gunung yang tinggi dan banyak angin, jelas ini tidak cocok. Tidak semua tenda bisa cocok dipakai di gunung, karena di gunung ada banyak faktor yang harus kita perhatikan seperti suhu, angin, kelembaban dan juga hujan.

Dewasa ini pada umumnya produsen perlengkapan camping / tenda membagi produknya kedalam beberapa kategori yang mengarah pada penggunaan tenda / Outdoor Equipment tersebut, mereka menyebutnya dengan “tenda tiga musim dan tenda empat musim” perbedaan dari kedua type tenda ini terletak pada bahan yang dipakai dan bentuk rangka tendanya.

Untuk tenda 3 musim lebih banyak menggunakan material mesh (jaring) pada bagian dalam tendanya dan rangka tendanya lebih simple ada yang satu frame, dua dan paling tiga frame.
Untuk tenda yang 4 musim atau dikenal juga dengan tenda ekpedisi materialnya lebih baik tidak jarang juga terbuat dari bahan yang breathable dan rangkanya jauh lebih kokoh dengan empat frame bahkan sampe 5 frame yaitu Tenda Dome.

Tenda Dome

Sudah barang tentu tenda empat musim jauh lebih kokoh dari pada tenda tiga musim karena memang di rancang untuk situasi ekstrem hanya bobotnya lebih berat dari pada tenda tiga musim.Untuk pendakian gunung di Indonesia kedua type tenda diatas bisa saja dipakai, hanya terkadang untuk tenda tiga musim / Tenda Pleton, Tenda Dome perlu diperhatikan lapisan dalamnya terkadang ada yang hampir semua nya terbuat dari mesh (jaring) namun jika rainfly-nya (flysheet) cukup menutupi hingga ke bawah tenda akan cukup membantu menahan angin. Namun jika rainfly-nya pendek sebaiknya jangan pilih tenda tersebut, karena angin dingin akan mudah menerobos kedalam tenda.Lain halnya dengan tenda untuk camping.

Tenda Camping konstruksinya lebih tinggi dari pada tenda mendaki gunung. Tenda mendaki gunung konstruksinya cenderung lebih rendah. Material tenda camping juga terkadang tidak sebagus tenda mendaki gunung. Jika anda sudah terlanjur membeli tenda untuk camping dan anda akan memakainya naik gunung ada baiknya ada mengikuti tips2 berikut ini.· Tambahkan tali-tali pengencang (guylines) pada sisi frame, ini berguna untuk stabilitas dan menambah ketahanan frame tenda dalam menghadapi angin.

Tips pentingnya adalah:

Gunakan tali yang kuat sebagai tali pengencang (guylines) nya.
Tambahkan bagian-bagian yang perlu dipasang pasak tenda
Bawahlah flysheet tambahan jika flysheet tenda anda tersebut terlalu pendek dan tidak sampai menutupi hingga kebawah tenda.
Banyak kecenderungan diatara para pendaki gunung di Indonesia untuk mendirikan tenda didaerah yang terlindung untuk menghindari angin, pilihan seperti ini bagus juga akan tetapi sangat tidak dianjurkan jika banyak pohon disekitarnya karena resiko tertimpa pohon yang rubuh oleh angin akan besar sekali. Saya pribadi lebih suka untuk mendirikan tenda di daerah yang terbuka dan bebas dari pohon-pohon, kalaupun harus ngumpet dari angin saya lebih memilih daerah perdu atau semak-semak.

Yang terpenting jika anda mendaki gunung dimusim banyak angin, persiapkanlah perlengkapan camping & tenda anda sebaik mungkin dan pasanglah dengan benar, jangan kendor. Karena memasang tenda dengan kendor akan dengan mudah dirobek oleh badai.

Selamat Mendaki, Sayangi Hutan Kita….

API UNGGUN

Api unggun adalah salah satu hal penting dalam survival ataupun berkemah ketika kita berada di hutan. Api unggun mempunyai fungsi untuk menjaga diri kita dari binatang buas, menghangatkan diri, isyarat keadaan bahaya, atau sebagai perapian untuk memasak makanan.

Berikut beberapa hal yang harus kita perhatikan dalam membuat api unggun:

Pemilihan lokasi untuk membuat api unggun.
Alat dan bahan yang tersedia di sekitar tempat kita berkemah.
Waktu yang diperlukan.
Arah angin, agar api unggun aman dan bertahan lama.
Untuk pemilihan tempat, hal-hal dibawah ini akan membantu anda membuat api unggun:

Terlindung dari angin.
Tempatnya kering.
Tersedia banyak bahan bakar yang mudah dikumpulkan.
Pilihlah tempat yang terlindung. Kecuali untuk keperluan signal atau tanda bahaya, jangan menyalakan api dibawah pohon. Bersihkan dedaunan, ranting-ranting, jamur dan rumput kering dalam radius 2 m melingkar sampai mendapatkan permukaan tanah kosong agar api unggun tidak menjalar dan membakar hutan. Jika tanah lembab atau basah, buatlah alas dari batang kayu dan lapisi dengan tanah, atau alasi dengan batu

Untuk membuat api, kita harus memahami bahwa api akan terjadi karena oleh tiga hal, yaitu: udara, panas dan bahan bakar.

Sebetulnya jika kita berada di perkotaan, membuat api bukanlah hal yang sulit di lakukan, akan tetapi jika kita berada di tengah hutan sementara alat pembuat api tidak tersedia, maka kita harus memiliki kemampuan untuk menciptakan api dari bahan-bahan yang tersedia di alam sekitar kita.

Api tersebut dibuat dari tiga material:

Penyala Api: material kering yang akan menyala oleh panas atau percikan api. Kita harus menyediakan material yang benar-benar kering agar api cepat menyala. Misalnya: kayu yang diserut, lumut kering, pakis mati, daun-daun kering, serbuk kayu, kain kasa, jerami, bambu serut.dll
Pemancing api: material ini kita persiapkan dan akan ditambahkan setelah percikan api terjadi. Material ini akan semakin meningkatkan besarnya api. Misalnya: potongan ranting, potongan kayu kecil, kulit kayu kering dll.
Bahan bakar: kayu, bambu, rumput kering, daun kering, kotoran hewan kering, dll.
Kadang-kadang menyalakan api unggun bisa jadi sebuah pengalaman yang benar-benar merepotkan, jika kita belum punya pengetahuan dasar dalam membuatnya. Bukannya membuat api unggun yang bertahan lama, malahan bisa jadi menghabiskan korek api atau bahan bakar. Petunjuk singkat berikut ini bisa membantu untuk membuat api unggun.

Sebaiknya kita membuat sebuah tempat khusus yang membatasi api unggun. Bisa dengan tumpukkan batu-batu yang mengelilingi kayu bakar, atau bisa membuat galian.
Kumpulkan kayu, ranting, daun, sampah yang kering dan mudah terbakar.
Tumpuk kayu-kayu kering yang berdiameter besar di posisi paling bawah, disusul diameter yang lebih kecil di atasnya dalam posisi saling-silang agar mudah terbakar dan udara dapat masuk melalui celah-celahnya.
Tutupi dengan daun-daun kering atau sampah, di atasnya secukupnya.
Bakarlah daun / sampah, untuk menjadi pemicu api.
Jika api sudah mulai membesar, tumpuklah dengan ranting-ranting kecil di atasnya
Perlahan-lahan pertahankan agar nyala api konstan atau bertambah besar, jangan tergesa-gesa menambahkan ranting diatasnya.
Jika api mati dan hanya tersisa bara, tiup-tiuplah di satu titik sampai api itu besar dengan sendirinya, kemudian tambahlah daun kering atau sejenisnya.
Tips singkat : jika ingin berkemah untuk waktu yang agak lama dan tidak ingin kehilangan api unggun, cari dan susun kayu kering yang berdiamater lumayan besar di posisi paling bawah, jika kita akan tidur tambahkan selalu kayu yang berdiameter besar dan sisakan bara, agar api unggun besok pagi masih dapat menyala. Kita tinggal menambahkan ranting atau daun kering dan meniup-niup baranya.

Walaupun membuat api unggun tampak mudah, namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar api unggun dapat bertahan dengan baik dan tetap terkendali.

Pastikan kayu yang kamu gunakan benar-benar kering.
Jangan membakar semua kayu sekaligus, tetapi harus bertahap.
Perhatikan sirkulasi udara! Api membutuhkan udara untuk membesar.
Jika terjadi hujan, tutupi bara api dengan semak-semak atau apapun, sehingga saat hujan reda kita dapat membesarkan api unggun itu kembali.
Pastikan padamkan api unggun jika sudah tidak membutuhkannya.
Semakin kita sering menyalakan api unggun, akan semakin mahir kita melakukannya.

Selasa, 01 Februari 2011

Gunung Hutan Dasar

Dasar-Dasar Ilmu Medan Peta dan Kompas
PENGERTIAN KOMPAS
Ada banyak macam kompas yang dapat dipakai dalam kegiatan di alam, tentunya masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya.
Macam kompas yang digunakan antara lain : Kompas Prisma, Kompas Lensa dan Kompas Silva (Kompas Orientasi).
Namun pada dasarnya fungsi kompas adalah sama, yaitu
1. Mengetahui arah
2. Membidik sasaran

Kompas yang digunakan untuk navigasi :
1. Kompas Lensa
Kompas Lensa merupakan kompas yang dilengkapi dengan lensa biconcav untuk mempermudah dalam pembacaannya.
Bahan lensa ini dapat dari logam maupun dari fiber.
Kelebihan dari lensa ini adalah:
+ Keringanannya sehingga mudah untuk dibawa dan digunakan, selain harganya yang cukup murah.
+ Memiliki pengait untuk memudahkan dalam mendatarkan kompas.
Kekurangannya adalah
+ Piringan kompas mudah sekali bergerak sehingga mempersulit kita dalam penghitungan besar sudut kompas.
+ Skala pada kompas tiap strip rnewakili dua skala, validitas pengukuran besarnya sudut kompas kurang, terutama untuk pengukuran sudut kompas dengan angka ganjil, pengukurannya berdasarkan perkiraan saja.

2. Kompas Silva
Kompas ini sering disebut juga Kompas Orientasi, ini disebabkan oleh kemudahan penggunaan kompas ini untuk orientasi medan.
Kompas ini memiliki tanda panah penyesuai yang terdapat di dasar piringan kompas, dilengkapi pula dengan cermin.
Selain itu disekitar piringan kompas terdapat konektor dan penggaris.
Kelebihannya adalah :
+ Memiliki cermin untuk memudahkan dalam pembacaan dan pembidikan
+ Dilengkapi dengan penggaris (dalam cm dan inchi).
+ Untuk jenis tertentu memiliki kaca pembesar dan konektor untuk peta berskala I : 50.000 dan I : 25.000.
+ Untuk jenis tertentu dilengkapi dengan lensa pembidik.
+ Dapat digunakan untuk mengukur besar sudut peta (pengganti busur derajat).
Kekurangannya adalah
+ Untuk membuat kompas terdebut datar kita harus menggunakan alat bantu yang datar.
+ Bila membidik besar sudut kornpas tidak dapat langsung diketahui.

3. Kompas Prisma
Kompas ini memiliki prisma pada bagian dekat pengait.
Kompas ini terbuat dari bahan logam, dengan jarum kompas mengandung zat phosphoric yang akan memudahkan pembacaan sudut bila pada atempat gelap.
Kelebihannya adalah
+ Besar sudut bidikan bisa langsung di baca melalui prisma.
+ Dapat langsung diketahui azimuth dan back azimuthnya.
+ Mudah digunakan, mudah didatarkan.
Kekurangannya adalah
+ Terbuat dari logam sehingga berat.

Hal-Hal Yang Harus Diperhatikan
Sebelum Menggunakan KOMPAS
1. Set semua kompas yang akan dipakai (seragamkan dengan kompas yang standar). Untuk checking yang paling mudah yaitu kita pergi ke titik Triangulasi, dengan catatan daerah tersebut telah kita ketahui SPM-nya (misal 0° 00' 00").
Plot salah satu tanda medan yang terlihat jelas dari Triangulasi dan juga terdapat di peta, catat besar sudut petanya, misal 50'.
+ Untuk kompas standar, besar sudut kompas bila kita membidik tanda medan tersebut dan' titik Tnangulasi juga harus sebesar 50'.
(Catatan : Cara kita membidik dan plotting sudah benar).
2. Perhatikan angka-angka pembagian derajat yang terdapat pada piringan kompas (untuk keseragaman sebaiknya menggunakan kompas dengan pembagian derajat sampai 360°).
Bila kita menggunakan kompas dengan pembagian derajat 6400,
maka di lapangan kita harus menghitung lagi.

ORIENTASI
A. Orientasi Peta
Sebelum masuk daerah operasi, terlebih dahulu anda harus mengenal tanda medan yang nantinya akan anda jumpai di lapangan. Tanda medan itu dapat di interpretasikan di peta yang nantinya akan dipergunakan, misal : titik ketinggian dan nama punggunungan, sungai, jurang dan lain-lain (dapat tanya penduduk).
Perlu diperhatikan dan diingat, bahwa tanda medan akan berubah bentuknya bila dilihat dari titik kedudukan yang berlainan, maka dalam hal orientasi perlu hati-hati.
Orientasi Peta adalah meng-Utara-kan peta atau dengan kata lain menyesuaikan letak peta dengan bentang alam yang kita hadapi. Hal ini merupakan cara/prosedur yang pertama kali harus dilakukan bila kita akan melakukan orientasi peta dan medan, langkahnya adalah
a. Carilah tempat terbuka, sehingga tanda-tanda medan terlihat dengan jelas.
b. Buka dan letakkan peta pada bidang datar.
c. Setelah kompas 0" atau 360" , dan diatas peta yang posisi sejajar dengan garisgaris bantu orientasi pada kompas dengan sumbu Y peta,
d. Putar peta (jangan merubah posisi kompas) dan hentikan bila grid/sumbu -r peta sudah segans dengan jarurn kompas. Dengan demikian letak peta telah sesuai dengan arah utara (meng-utara-kan peta).
e. Cari tanda moment yang paling menonjol, kemudian cocokkan dengan peta dan beri tanda.
. Cari tanda medan sebanyak mungkin sehingga anda sudah mulai paham dengan daerah tersebut dan sudah dapat memperkirakan posisi anda di peta.

B. Orientasi Medan
Merupakan cara untuk membaca kenampakan medan dan disesuaikan dengan peta, juga untuk mengetahui arah dan posisi kita di lapangan. Ada dua cara orientasi medan, yaitu:
1. Orientasi medan dengan kompas
Untuk mengetahui posisi kita saat berada di alam bebas, yang penting
untuk dilakukan adalah menentukan arah mata angin (U,S,B dan T), lalu menentukan arah utara peta. Setalah itu menentukan posisi kita dengan pasti. Ada 2 cara yang dapat digunakan untuk menentukan posisi kita, yaitu

a. Resection
Adalah menentukan posisi kita pada peta, langkahnya adalah
+ Lihat dan perhatikan tanda medan yang mudah dikenal di lapangan, seperti puncak bukit, pegunungan, tikungan potong, sungai ataupun tebing.
+ Lakukan orientasi (sesuai dengan bentang alam), kemudian cocokkan dengan peta. Bidikkan kompas dari posisi anda berdin ke salah satu tanda medan yang terlihat dan dikenal, baik di peta maupun di medan. Misalkan tanda medan adalah puncak bukit X, dengan sudut kompas sebesar 130°, maka sudut peta adalah 130° + 180° = 310° (Back A.: imuth)
+ Dengan menggunakan busur derajat dan penggaris, polakanibuatlah garis dari titik sasaran dengan acuan besar sudut peta.
+ Lakukan hal yang sama dengan titik kedua, misal Y. Bila kita melakukannya benar maka akan didapalkan tititk perpotongan antara kedua garis tersebut.
+ Titik perpolongan itulah posisi kita di peta.
Resection dapat pula dilakukan hanya dengan satu tanda medan atau titik ketinggian, bilamana kita berada pada tepi jurang, tepi sungai, jalan setapak yang ada di peta atau di garis pantai, dan sebagainya.

b. Intersection
Adalah menetukan posisi orang lain/tempat lain, langkahnya adalah: Lihat dan perhatikan tanda medan yang mudah dikenal di lapangan, seperti puncak bukit, pegunungan, tikungan potong, sungai ataupun tebing.
Lakukan orientasi (sesuai dengan bentang alarn), kemudian cocokkan dengan peta. Bidikkan kompas dari posisi anda berdin(letaknya sudah pasti diketahui di medan dan di peta) ke saran bidik. Misal tempat anda berdiri adalah X, dengan hasil bidikan sebesar 130' terhadap sasaran. Maka sudut peta adalah 130° (Azimuth).
Dengan menggunakan busur derajat dan penggaris, polakan/buatlah garis dari titik sasaran dengan acuan besar sudut peta.
Lakukan hal yang sama dengan tempat yang kedua, misal Y. Bila kita melakukannya benar maka akan didapatkan tititk perpotongan antara kedua garis tersebut (Usahakan selisih sudut antara X dan Y antara 30° - 150°).
Titik perpotongan itulah posisi kita di peta.
Intersection bisa dilakukan bila sasaran bidik dapat kita melihat dari dua tempat yang berbeda, dengan jelas. Intersection dapat pula dilakukan hanya dengan satu tanda medan atau ttitik ketinggian, bilamana orang yang kita bidik berada pada tepi Jurang, tepi sungai, Jalan setapak yang ada di peta atau di garis pantai, dan sebagainya.

2. Orientasi medan tanpa peta dan kompas
Bila kita berada di alam bebas tanpa membawa peta dan kompas, kita dapat menggunakan tanda-tanda alam untuk menunjukkan arah perjalanan kita, diantaranya adalah a. Matahari Hanya dapat digunakan pada slang hari, yaitu mengetahui arah barat dan timur, b. Bintang
Pada malam hari dapat menggunakan bintang untuk mengetahui arah perjalanan kita, antara lain
Bintang Pari menunjukkan arah selatan Bintang Orion menunjukkan arah timur dan barat c. Tanda-tanda lain Tanda-tanda lain yang dapat digunakan antara lain Kuburan orang Islam membujur kearah utara - selatan Masjid menghadap kearah barat – timur

TEKNIK CONTOURING
Contouring dapat diartikan dengan salah satu penerapan ilmu medan peta yaitu menempuh perjalanan tanpa menggunakan kompas. Dalam melakukan teknik contouring dituntut untuk lebih teliti dalam pengamatan medan. Karena jika kita sudah salah menentukan posisi dengan contouring maka akan mempersuli perjalanan kita dan mungkin akan tersesat.
Jika kita di lapangan dengan membawa peta maka teknik contouring dapat dilakukan, dengan mengamati bentukan dengan acuan arah KAKIBATAS (Kanan, Kiri, Bawah, Atas). Tanda-tanda medan yang dapat digunakan adalah
+ Puncak-puncak bukit
+ Bentukan sungai
+ Punggungan bukit dan terjal/landainya bukit
+ Percabangan sungai
+ Patahan tebing
+ Waterfall (air terjun)
Untuk selalu dapat berhasil melakukan teknik ini adalah dengan selalu berlatih di lapangan yang sebenarnya. Yang perlu dicamkan adalah :"Tentukan secara pasti titik awal keberangkatan, menghitung jarak tempuh dan selalu menghitung ,sudah berapa kali kita menyeberangi sungai atau lembah atau berpindah punggungan bukit".

TEKNIK PASSING KOMPAS
Teknik ini sering digunakan dalam rnelakukan sebuah operasi SAR. Teknik ini lebih mudah dilakukan pada medan yang landai dan luas, digunakan pula untuk mengatasi rintangan yang menghalangi perjalanan kita, misal sungai atau jurang.
Cara melakukan passing kompas adalah
+ Tentukan titik (lokasi) yang menjdi tujuan kita, pada peta.
+ Ilitung sudut peta dengan kompas dari titik awal kita menuju titik tujuan dan tentukan pula back azimuthnya.
+ Perintahkan satu atau dua orang rekan kita untuk menuju arah bidikan kompas sebatas pandangan mata.
+ Kemudian anda bergerak ke depan rekan anda dan melakukan hal yang sama dengan point ketiga.
+ Postsi jarum kompas harus selalu berimpit dengan N dan S (Utara dan Selatan).
Teknik ini sering digunakan untuk mengatasi rintangan yang menghalangi perjalanan kita, misal jurang, sungai, dil. Yang utama adalah menentukan arah bidikan dan mengirimkan rekan sebagai pionir pencari jalan, dengan catatan tidak terlepas dari jangkauan rnata dan segera menempati arah bidikan kompas.

Perlengkapan Pendakian Gunung
Perlengkapan adalah hal yang penting dalam setiap perjalanan, ini akan memudahkan segala sesuatunya di gunung.
Terkadang kita sering melihat seorang membawa sedikit sekali perlengkapan hanya untuk dinilai orang bahwa orang tersebut cukup “gila” dan “berani”.
Kawan! Bukan “gila” atau “berani” yang di cari dalam setiap perjalanan gunung tapi pengalaman dan pelajaran hidup, percuma kalau nanti kamu mati di sana atau tersesat atau sengsara, sampai sakit parah.
Makanya jangan sepelekan perlengkapan. Dalam perlengkapan kita bisa cari sesuai kriteria di bawah :

1. Pilih perlengkapan yang sesuai dengan medan gunung.
2. Pilih perlengkapan yang punya banyak fungsi.
3. Dijaga kebersihannya (dibungkus).
4. Pilih perlengkapan yang seringan-ringannya.

Daftar perlengkapan dan kegunaannya :

1. Sepatu hiking; lihat tapaknya dan cari yang kuat, sepatu hiking akan melindungi kamu dari gesekan batu yang lancip dan tidak mudah terpeleset. Kalau bisa cari yang juga melindungi mata kaki, dan bagusnya sepatu itu tidak kaku dan nggak terlalu lentur juga.
2. Kaos kaki; lebih baik bawa dua pasang. Satu buat jalan hiking, tidak perlu tebal, yang penting melindungi kaki biar tidak lecet. dan satu lagi yang tebal untuk tidur, karena dingin biasanya menyerang bagian yang sensitif seperti telapak tangan, telapak kaki.
3. Celana lapangan; cepat kering, tidak berat kalau kena air, dicelana lapangan ada banyak kantong yang bisa kamu pakai buat simpan apa saja yang di butuhkan dalam perjalanan ( Jangan Jeans !)
4. Baju lapangan; model baju lapangan adalah mudah menyera keringat dan tidak serapp panas, baju ini bagus buat kamu kalau pas jalan hiking.
5. Ikat pinggang; buat taruh veples atau apa saja.
6. Ransel; cari ransel (carrier) yang pas ukurannya (80L, 90L, 100L, 120L) buat kamu dan bisa masuk semua perlengkapan kamu. Untuk mengecek ransel itu bagus atau tidak ada beberapa tips seperti : Bahannya tahan api, penyangga bebannya tidak terlalu tebal dan tidak terlalu tipis, tidak terlalu lebar pula.
7. Jaket; supaya tidak kedinginan.
8. Topi lapangan; melindungi kepala dari sinar matahari dan ranting pohon.
9. Sarung tangan; melindungi tangan kamu dari sengatan dingin pertama.
10. Ponco/ raincoat; supaya tidak kehujanan. Untuk ponco, bisa di gunakan sebagai bivak ( tenda sementara )
11. Nesting; tempat masak, terdiri dari tiga panci susun.
12. Veples; botol minum, ada cangkirnya dan bisa untuk masak juga.
13. Kupluk; sarung kepala supaya tidak dingin dan melindungi kamu dari ular tanah yang kecil yang biasanya mencari lobang lobang buat berlindung seperti lobang hidung dan lobang telinga.
14. Sleeping bag; kantung tidur, Supaya dapat tidur nyaman tanpa gemeteran.
15. Tenda (pramuka, doom, terpal, ponco); buat rumah kedua kamu selama di gunung., Cari tenda yang kuat, yang tidak tembus air dan angin.
16. Matras; alas tidur, melindungi kamu dari lembabnya tanah.
17. Kompor; untuk masak, cari yang ukurannya yang kecil. Macam kompor seperti: kompor gas portable, kompor spiritus padat, kompor lapangan ( KPL)
18. Pisau/ parang; untuk potong-potong.
19. Lentera; untuk penerangan.
20. Makanan; usahakan bawa makanan yang serba instan dan penuh kalori dan karbohidrat supaya mengembalikan tenaga yang telah banyak terpakai.
21. Senter; sangat membantu kalau sudah malam. Sebaiknya yang kedap air karena cuaca tidak bisa ditebak. Jangan lupa bawa cadangan bola lampu dan baterainya.
22. Alat makan; bawa alat makan dari bahan yang tidak mudah pecah, tapi sebenarnya nessting dan veples sudah menggantikan piring dan gelas, kecuali sendok.
23. Alat mandi; ke gunung bukan berarti bebas dari membersikan diri, bawa sabun kecil, sikat gigi, handuk, dll.


Materi Botani dan Zoologi Praktis
TIU : Memahami dan mengapikasikan pengetahuan Botani dan Zoologi Praktis
TIK :
1. Mengertahui tumbuhan yang dapat dijadikan makanan, suber air, obat-obatan, tempat perlindungan, sarana memasak dan membuat api
2. Mengetahui tumbuhan-tumbuhan yang berbahaya atau beracun
3. Mengetahui manfaat hewan sebagai sumber makanan
4. mengetahai hewan-hewan yang berbahaya
Bahan Materi
- Cara hidup di alam bebas dengan memanfaatkan pengetahuan Botani dan Zoologi Praktis.
- Pengetahuan Botani dan Zoologi Praktis di alam bebas.
- Manfaat tumbuhan, yaitu : dapat dikomsumsi sebagai makanan, sumber air minum, bahan obat-obatan, sarana memasak, untuk membuat api, dan untuk membuat tempat perlindungan (bivak).
- Tumbuhan yang berbahaya bagi manusia.
- Manfaat hewan sebagai bahan makanan dan penanda ke sumber air.
- Hewan-hewan yang berbahaya bagi manusia.
PENDAHULUAN
Kegiatan alam terbuka (KAT) merupakan kegiatan yang penuh dengan tantangan dan resiko. Oleh karena itu, para penggiat seharusnya telah dibekali dengan pengetahuan-pengetahuan dasar mengenai KAT guna kelancaaran dan keberhasilan kegiatan tersebut. Adapun pengetahuan-pengetahuan tersebut antara lain, Persiapan Perjalanan Alam Terbuka (PPAT), Mountaineering, Navigasi Darat, Botani dan Zoologi Praktis, dan Survival, yang kesemuanya saling berkaitan.
Pengetahuan mengenai Botani dan Zoologi Praktis sebagai salah satu pengetahuan dasar KAT sama pentingnya untuk diketahui disamping pengetahuan lainnya yang telah disebutkan di atas. karena tidak selamanya seorang penggiat alam dibuai dengan hal yang indah, sewaktu-waktu penggiat tersebut akan dihadapkan dengan keadaan survival yang berarti terancamnya kelangsungan kehidupan kita, itulah sebabnya pengetahuan survival yang masih ada kaitannya dengan pengetahuan Botani Zoologi Praktis merupakan pengetahuan dasar teknik hidup di alam bebas.
BOTANI
Pengertian Botani yaitu ilmu yang mempelajari tentang tumbuhan, namun pada materi ini yang dibahas hanya yang berhubungan dengan kegiatan alam terbuka, yaitu bagaimana kita dapat memanfaatkan tumbuhan untuk memenuhi kebutuhan kita, terutama pada keadaan survival.
Pemanfaatan tumbuhan secara praktis di lapangan bagi kepentingan manusia, dapat dijadikan sebagai :
a. Bahan Makanan
Pedoman menkonsumsi tumbuhan sebagai makanan dilapangan :
- Tumbuhan tersebut sudah dikenal dan biasa dimakan
- Buah-buahan yang akan dimakan dan belum dikenal sebaiknya dioleskan sedikit dibibir dan ditunggu ada/tidak reaksi.
- Sebaiknya makan tumbuhan jangan hanya satu jenis saja.
- Sebaiknya bagian yang akan dimakan daunnya masih muda (pucuknya)
- Apabila daunnya yang akan dikonsumsi maka sebaiknya tidak bergetah atau berbulu.
- Tumbuhan yang tidak berbau busuk.
- Tumbuhan yang dimakan oleh hewan menyusui (mamalia).
- Tumbuhan tersebut tidak hidup menyendiri (soliter).
- Apabila Buahnya yang akan dikonsumsi maka buah tersebut tidak berwarna mencolok.
- Buah-buahan yang berwarna ungu sebaiknya tidak di makan karena dikhawatirkan mengandung racun alkaloid
Contoh jenis tumbuhan yang dapat di konsumsi
- Umbi Talas (Colocasia sp.), Rumput Teki (Cyperus rotondus)
- Arbei hutan (Rubus sp). Markisa (Passiplora guandrangularis), Bune (Antidesma bunius (L) Spreng).
- Biji muda Sengon (Albizia lophata) dan Kaliandra (Caliandra Cahartica).
- Daun muda Paku Tiang (alsophila glauca), selada air (Nasturtium officinale).
- Daun Begonia (Begonia sp.), Rebung Bambu (Bambusa sp.).
- Bunga Honje atau Kecombrang (Nicolara sp.) dan Bunga Turi (Sesbania glandiflora).
- Pisang Hutan muda (Musa sp.) yang dapat dimakan yaitu : buah, jantung, batang bagian dalam dan bongkol pisang muda.
- Jenis jamur hutan yang dapat dimakan dan mengandung protein tinggi yaitu Jamur Tiram (Pleutotus ostratus) dan Jamur Kuping (Auricularia jadae).
b. Bahan Obat-Obatan
Sudah sejak jaman dahulu manusia memanfaatkan tumbuhan sebagai bahan obat-obatan. Antara lain digunakan sebagai obat demam, sakit kepala sakit gigi, luka, digigit ular beracun dan lain sebagainya (Lihat Daftar Tumbuhan Obat)
c. Tempat Berlindung
Sebaiknya tempat berlindung (beristirahat) dialasi dengan dedaunan, dapat mencegah menghantarkan dingin langsung dari tanah, pohon tumbang dapat dijadikan sebagai tempat berlindung.
d. Sumber Air
Untuk mendapatkan air dari tumbuhan dapat dilakuan dengan cara:
- Menyelubungkan ranting dan daunnya dengan sebuah kantong plastik yang ujungnya diikat, penguapan dari daun dapat menyebabkan pengembunan pada plastik bagian dalam.
- Mengumpulkan embun dari tumbuhan dengan menggunakan kain.
- Mengambil air dari batang tanaman rambat seperti rotan dengan cara memotong bagian atas setinggi mungkin dan bagian bawah yang dekat dengan tanah, air tetesannya dapat langsung diminum.
- Mengambil air yang tertampung pada daun-daun yang lebar, misalnya pisang-pisangan dan talas-talasan biasanya setelah hujan atau embun di pagi hari. Pada ruas Bambu dan pada Kantung Semar, sebaiknya disaring dan dimasak dahulu karena sering terdapat serangga yang mati dan berbau.
e. Bahan Untuk Menyalakan Api
Pada daerah yang lembab dan basah, sebelum menyalakan api, kumpulkan dalu ranting-ranting kecil yang kering sebagai penyala awal yang mudah terbakar, atau dengan cara mengiris setipis mungkin kayu yang ada hingga menjadi serpihan. Untuk membuat api, dapat dilakukan dengan cara menggesekkan bambu dengan bambu (kayu kering) yang keras secara konstan dan cepat (gerakan seperti menggergaji) hingga panas dan mengeluarkan asap, simpan bahan penyala dekat sumbur panas lalu gesek kembali hingga bahan penyala terbakar.
f. Sarana Kegiatan Memasak.
Fasilitas di alam yang dapat digunakan sebagai sarana kegiatan memasak, seperti bambu atau kelapa yang masih muda yang dilubangi ujungnya, digunakan sebagai wadah memasak.
Tumbuhan yang berbahaya
Racun tumbuhan terdapat dalam akar, umbi, batang, ranting, daun, biji, dan bulu-bulu (trikoma). Racun tersebut dapat menyebabkan gatal-gatal pada kulit, dapat menyebabkan kebutaan jika terkena mata, bila masuk dalam peredaran darah dapat menyebabkan keracunan, atau dapat menyebabkan kita keracunan makanan melalui saluran pencernaan.
Adapun ciri-ciri tumbuhan yang beracun antara lain :
- Mempunyai getah seperti susu, biasanya beracun untuk dikomsumsi sebagai makanan.
- Buah-buahan yang warnanya menyolok, biasanya beracun untuk dikomsumsi sebagai makanan.
- Daun yang mempunyai bulu-bulu atau duri-duri halus, biasanya menimbulkan gatal-gatal.
- Khusus untuk jamur, ciri-ciri yang beracun yaitu pada tangkai terdapat bagian yang menyerupai cincin, warna menyolok, berbau busuk, biasanya hidup pada tempat-tempat yang kotor(seperti kotoran hewan), jika diiris/dipotong dengan pisau perak meninggalkan bekas noda, jika dimasak dengan nasi akan meninggalkan warna gelap pada nasi disekitar jamur tersebut.
ZOOLOGI
Pengetahuan tentang hewan penting pula diketahui bagi para penggiat alam bebas. Dimana hewan dapat dimanfaatkan dalam usaha untuk menambah bahan makanan dan dapat dijadikan penanda ke sumber air. Oleh karena itu maka perlu juga diketahui mengenai perihal hewan-hewan dan kehidupan mereka. Cabang biologi yang mempelajari tentang hewan disebut Zoologi. Namun dalam materi ini hanya membahas mengenai peranan hewan bagi penggiat alam bebas
Hewan dapat dikomsumsi sebagai makanan, namun sebelumnya diperhatikan dahulu bahwa :
- Pada umumnya hewan bersifat mobil.
- Ukuran tubuh hewan sangat bervariasi
- Hewan mempunyai pola pewaktuan aktivitasnya, dapat aktif di siang hari atau aktif di malam hari.
Hal-hal yang perlu diperhatikan tentang kehadiran suatu jenis hewan :
- Distribusi lokal dan regoinal serta kelimpahan populasi.
- Pengaturan fisiologis, respon, adaptasi struktural dan perilaku perubahan terhadap perubahan
- Perilaku dan aktivitas hewan dalam habitatnya.
- Perubahan-perubahan secara berkala (harian, musiman, dll) dari kehadiran aktivitas atau kelimpahan populasi hewan.
- Dinamika populasi dan komonitas serta pola interaksi-interaksi hewan dalam populasi dan komunitas.
Peran hewan
Sebagai sumber makanan
Hal yang perlu diperhatikan :
- Jenis hewan tersebut
- Tempat hidup atau habitatnya
- Ukuran tubuhnya
- Makanannya
- Pola tingkah laku hewan tersebut.
Hewan yang dapat dimakan antara lain :
- Mollusca (kerang-kerangan)
- Annelida (cacing)
- Insecta (serangga)
- Crustacea (udang-udangan)
- Pisces (ikan)
- Amfibia (katak)
- Reptilia (hewan melata)
- Mamalia (hewan menyusui)
- Aves (bangsa murung)
Penanda ke sumber air
- Hewan bertulang belakang (Vertebrata), jejaknya yang menuruni lembah biasanya menuju ke sumber air.
- Burung, jika terbang rendah secara langsung biasanya menuju ke sumber air dan jika terbangnya singgah-singgah biasanya berasal dari sumber air.
- Serangga, biasanya hidup tidak jauh dari sumber air.
HEWAN YANG BERBAHAYA DAN BERBISA
Hewan dapat pula menimbulkan bahaya bagi manusia. Hal ini dapat disebabkan jika ia merasa terganggu dan dengan alat pembela dirinya maka hewan tersebut menyerang. Adapun jenis hewan yang berbahaya dan berbisa yang bisa kita jumpai di alam terbuka adalah sebagai berikut :
- Nyamuk Malaria (Anopheles sp.)
- Agas
- Semut Api
- Tawon atau lebah (Apis sp.)
- Kelabang (Centripoda)
- Kalajengking (Heterometrus cyaneus)
- Pacet (Haemadipsa zeylanica) dan Lintah (Hirudineae sp.)
- Harimau (Panthera tigris) dan Macan Kumbang (Panthera pardus)
- Buaya (Crocodilla pororsus)
- Ular (Ophidia)
Beberapa petunjuk untuk mengidentifikasi ular berbisa :
- Tidak semua ular berbisa kepalanya segitiga, tetapi ular yang kepalanya segitiga adalah berbisa.
- Pada punggungnya berlunas sehingga membentuk garis punggung mulai dari belakang sampai ekor.
- Mempunyai kelenjar gigi bisa pada bagian kepala.
- Jika menggigit, meninggalkan bekas gigitan berupa dua buah lubang (gigi bisa).
DAFTAR TUMBUHAN OBAT
Beberapa jenis tumbuhan yang biasa dijumpai di alam terbuka/lapangan yang dapat di manfaatkan sebagai obat, antara lain :
1. Arbenan (Dechesnea indica)
Kegunaan :
- Muntah darah: Caranya herba segar ditumbuk kemudian diberi air ±1 gls dicampur dengan gula merah secukupnya kemudian di tim, saring, setelah dingin baru diminum
- Batuk, Flu/influensa: Herba digodok kemudian airnya diperas lalu diminum.
- Digigit ular atau serangga: Herba segar ditumbuk sampai lumat kemudian dibubuhkan di tempat yang tersengat atau tempat yang sakit.
2. Asam (Tamarindus indica L.)
Kegunaan :
- Bisul: Biji asam ditumbuk hingga halus diberi sedikit air garam dan dipakai untuk menurap bisul, lalu dibalutkan dan diganti 2 kali sehari.
- Sariawan: Kumur-kumur dengan air asam
- Demam: Daun asam ditumbuk kemudian perasan airnya diminum
- Rematik/bengkak terpukul: Daun muda asam dan rimpang kunyit digiling halus, seduh dengan sedikit air panas kemudian dipakai untuk menurap bagian yang sakit. Atau buah asam tanpa biji dilumatkan seperti bubur kemudian dipanaskan sebentar kemudian dipakai untuk menurap bagian yang sakit.
- Keseleo : Daun segar dicuci kemudian ditumbuk halus seperti bubur kemudian diturapkan ke tempat yang sakit.
3. Bandotan (Ageratum longzoldes L.)
Kegunaan :
- Demam, malaria dan radang paru (pnemonia): Herba kering dimasak dengan air kemudian airnya diminum sehari 2x.
- Keseleo: Daun bandotan dilumatkan kemudian dibalurkan di tempat yang sakit atau diturapkan pada bagian yang sakit, diganti 2x sehari.
4. Nangka (Arthocarpus heterophyllus )
Kegunaan :
- Luka luar, borok: Daun dilumatkan menjadi bubuk kemudian dibubuhkan ditempat yang sakit.
- Bisul, gigitan ular: Getah nangka dibubuhkan pada tempat yang sakit.
- Sembelit: Buah nangka dimakan
- Demam, malaria: Kayu nangka di rebus kemudian diminum.
- Diare dan demam: Akar di rebus kemudian diminum airnya.
5. Teki (Cyperus rotundus)
Kegunaan :
- Bisul, luka tepukul, memar, gatal-gatal pada kulit: Teki dicuci digiling halus, kemudian ditempelkan pada bagian yang sakit.
6. Pepaya (Carica papaya L.)
Kegunaan :
- Malaria : Daun pepaya muda yang segar dicuci, digiling hingga halus dan tambahkan ¾ gelas air masak dan garam secukupnya, diperas, disaring dan diminum 3 x sehari.
- Digigit ular berbisa: 5 jari akar pepaya dicuci, ditumbuk hingga halus dan ditambahkan dengan air garam tumbuk hingga seperti bubur, turapkan pada bekas gigitan lalu balut ganti 2x sehari-hari.
- Sakit maag: 1 buah pepaya masak, kupas, cuci dengan air masak yang diberi air garam, dimakan 2x sehari, sehabis makan nasi.
- Kaki gajah: Daun pepaya secukupnya dimasak dipakai merendam kaki yang membesar.
- Luka bakar: Getah pepaya diusap ditempat pada luka bakar agar mencegah timbulnya lepuhan.
7. Senggani (Melastoma candidum)
Kegunaan :
- Sariawan, diare: 2 lembar daun muda dicuci lalu dibilas dengan air matang, kunyah dengan garam secukupnya lalu ditelan, buah dimakan sebagai obat sariawan.
- Menetralkan racun singkong: 60 – 90 gram daun atau akar digodok, lalu diminum.
8. Cengkeh (Egunia aromatika (L))
Kegunaan :
- Sakit perut, mulas dan mual: cara penanggulangannnya adalah 10 tetes minyak cengkeh seduh dengan ¼ cangkir air panas ditambahkan dengan 1 sendok makan madu, aduk sampai rata, selagi hangat minum 2 kali sehari.
- Muntah karena lambung dingin, mual dan amandel: Beberapa butir cengkeh diseduh diminum sebagai teh.
- Sakit gigi: 10 biji cengkeh disangrai hingga hangus kemudian giling, kemudian masukan ke dalam lubang gigi yang sakit tutup dengan kapas.
9. Ketimun (Cucumus sativus L.)
Kegunaan :
- Tekanan darah tinggi: 2 buah ketimun di parut kemudian di peras air perasan tersebut di minum.
- Demam: ketimun dicuci kemudian di parut, hasil parutan di kompreskan di atas perut.
10. Kunyit (Curcuma Longa Linn).
Kegunaan :
- Demam, pilek dan hidung tersumbat: 20 gr rimpang segar, cuci, parut dan tambahkan ½ gls air matang kemudian di aduk dan di peras dengan sepotong kain, air perasan tersebut di minum 2 kali sehari, atau ambil sepotong kunyit, iris secukupnya , rebus dengan 1 gelas air sampai mendidih uapnya dihirup melalui lubang hidung yang tersumbat.
11. Lengkuas (Alpina galanga (L) Willd)
Kegunaan :
Menghilangkan Rasa dingin, Kembung, muntah, mual, diare, kurang napsu makan: 3 – 6 gr lengkuas direbus, kemudian airnya diminum.
12. Bakung putih (Ctinum aciaticum L.)
Kegunaan :
- Sakit gigi: akar bakung digiling, lalu ditempelkan pada bagian yang sakiit, atau akar direbus dengan air bersih hingga mendidih lalu air hasil rebusan dikumur lalu dibuang.
- Keseleo: Daun bakung dihangatkan di atas api kecil hingga layu kemudian ditempelkan pada bagian yang sakit.
- Bisul, radang kulit bernanah, bengkak: Daun dan bunga dicuci dan dihaluskan kemudian ditambahkan sedikit madu, kemudian ditempelkan pada bagian yang sakit.
- Luka karena benda beracun: Umbi bakung dicuci kemudian dihaluskan, ditempelkan pada bagian yang luka.
- Mengatasi buang air yang tidak lancar: daun diolesi dengan minyak kelapa lalu ditempelkan pada daerah kandung kemih.
- Luka akibat benda beracun, digigit ular: 5 – 10 gr umbi dicuci, dihaluskan, disaring kemudian airnya diminum dan ampasnya ditempelkan pada bagian yang luka kemudian dibalutkan.
Catatan: Tumbuhan bakung mengandung racun, terutama dibagian umbinya, gunakan secara hati-hati.
13. Begonia (Begonia sp.)
Kegunaan :
Sakit tenggorokan: 15 gr umbi begonia dicuci kemudian diiris-iris, tambahkan 300 cc air lalu dihaluskan, air tersebut dipakai untuk kumur-kumur.
14. Bugenfil (Bougainvilaea glabra Chaicy)
Kegunaan :
Bisul: dengan cara bunga bugenfil dan daun cocor bebek, dibersihkan kemudian dihaluskan dan ditempelkan pada bagian yang sakit.
15. Bunga Matahari (Helianthius annus L)
Kegunaan :
- Sakit gigi: 60 gr dasar bunga + 5 gr jahe di rebus dengan 600 cc hingga menjadi 300 cc, kemudian disaring, lalu diminum selagi hangat.
- Sakit perut saat datang haid: 30 gr bagian dasar bunga matahari + gula merah secukupnya direbus dengan air secukupnya, disaring lalu air tersebut diminum.
16. Bunga Tasbih (Canna Indica)
Kegunaan :
- Luka berdarah: radang kulit bernanah, jerawat: akar atau rimpang segar bunga tasbih secukupnya dihaluskan kemudian ditempelkan pada bagian yang sakit.
- Ambein: 30 – 60 gr, akar rimpang direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring kemudian diminum.
17. Bungur (Lagerstromia indica L)
Kegunaan :
- Migrain atau sakit kepala sebelah: 30 gr daun dan akar dimasak bersama 60 gr daging sapi lalu dimakan
- Sakit gigi: 15 gr akar bungur dimasak bersama dengan daging ayam atau sapi hingga matang lalu dimakan.
18. Kembang merak (Caesalpina pulcherrima (L))
Kegunaan :
- Luka terpukul: Bunga dihaluskan lalu ditempelkan pada bagian yang sakit.
- Penyakit kulit: Daun dihaluskan lalu ditempelkan pada bagian yang sakit.
- Sariawan: Daun kembang merak direbus hingga mendidih, disaring airnya dipakai berkumur-kumur.
- Perut kembung: Daun + alang-alang + bawang putih ditumbuk halus lalu dibalurkan pada perut yang kembung
- Panas: Bunga kembang merak direbus lalu disaring dan diminum.
- Diare akut: Kulit batang ditumbuk halus, diseduh dengan 100 cc air lalu diminum hangat-hangat.
Catatan : Wanita hamil di larang minum obat ini.
19. Kembang pukul empat (Mirabilis jalapa L)
Kegunaan :
- Bisul: daunnya dihaluskan ditambahkan sedikit garam dan ditempelkan pada bisul dan dibalutkan kain kasa.
- Jerawat: Buahnya dibuat zat tepung dan ditambahkan air secukupnya lalu diolesi muka yang berjerawat.
- Koreng, luka terpukul, eksim: Tumbuhan segar secukupnya dihaluskan lalu ditempelkan pada bagian yang sakit atau direbus dengan air secukupnya, digunakan untuk mencuci bagian yang sakit.
- Amandel, radang tenggorokan: akar kembang pukul empat dibersihkan kemudian dijus, lalu airnya diminum.
20. Tomat (Lycopersicon esculentum)
Keguanan :
- Kulit terbakar sinar matahari: Daun muda setelah dicuci bersih, diremas, dibalutkan ke kulit yang terbakar.
- Demam: 3 buah tomat masak dicuci dan dipotong-potong, diremas dengan ½ cangkir air masak dan 1 sendok makan madu, peras dan saring lalu diminum 3 kali sehari.
21. Melati (Jasminum sambac)
Kegunaan :
- Luka, patah tulang, keseleo: Akar melati secukupnya dicuci dan dihaluskan lalu dimasak, kemudian ditempelkan pada bagian yang sakit dan dibalutkan dengan kain kasa.
- Susah tidur (Insomnia): 1 – 1,5 gr akar dicuci bersih, digiling tambahkan air masak secukupnya, saring kemudian diminum.
- Radang mata merah: Bagian bunga dicuci bersih lalu digodok sebagian air diminum dan sebagian lagi untuk mencuci mata.
- Bengkak akibat gigitan binatang: Daun atau bunga secukupnya dicuci, digiling halus, tempel ke tempat yang sakit.
- Demam, sakit kepala: 10 gr daun dan 10 bunga melati, diremas-remas, direndam dengan air secukupnya air tersebut digunakan untuk mengompres.atau akarnya dilumatkan dan ditempelkan pada dahi.
- Cacingan: 15 gr akar + 1 pilah daun pepaya direbus dengan 600 cc air rebus hingga air menjadi 300 cc lalu disaring, air saringan diminum hangat-hangat..
- Sesak napas: 10 lembar daun melati direbus dengan 600 cc air rebus hingga mendidih, tunggu hingga air rebusan menjadi 300 cc kemudian beri dengan garam secukupnya, saring dan minum 2x sehari sebanyak 150 cc.
Catatan: wanita hamil dan dalam kondisi lemah dilarang menkomsumsi obat ini.
22. Widuri (Calotropis gigantea).
Kegunaan :
- Gigi rusak: Getah widuri 3 – 4 tetes dengan kapas dan dilumurkan pada gigi yang rusak dan jangan sampai kena gigi yang sehat.
- Kutil: Getah widuri + kapur sirih diolesi pada kutil 2 –3 kali sehari.
- Eksim: Getah dioleskan 2 – 3 kali sehari.
23. Alang-alang (Imperata cylindrica)
Kegunaan :
- Muntah darah, mimisan: 30 –60 gr akar segar yang telah dibersihkan, dipotong-potong lalu digodok dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas, minum setelah dingin.
24. Bayam duri (Amaranthus spinosus)
Kegunaan :
- Sakit kerongkongan: 45 gr akar segar dicuci bersih, digodok, minum.
- Demam: 1 genggam daun segar dicuci, digiling halus dan ditambahkan air secukupnya dan dikompreskan pada dahi.
25. Belimbing manis (Averrhoa carambola)
Kegunaan :
- Influenza, sakit tenggorokan: 90 – 120 gr buah belimbing segar diparut, air perasannya diminum, atau buahnya dimakan.
- Bisul: daun segar secukupnya dicuci, digiling, diaduk dengan air cucian beras, sampai menjadi adonan seperti bubur, tempelkan ke tempat yang sakit lalu dibalut.
- Malaria: 15 –24 gr Bunga kering diseduh dengamn air yang mendidih, diminum 2 kali sehari.
26. Cabe rawit (Capsicum frutescons)
Kegunaan :
- Sakit perut: Daun muda digiling halus lalu dicampurkan dengan sedikit kapur sirih dibalurkan pada perut yang sakit.
- Frostbite: kulit cabe ditempelkan pada bagian yang sakit.
27. Sambiloto (Andrographis pariculata)
Kegunaan :
- Batuk rejan: 3 lembar daun diseduh dengan air panas, dicampur dengan madu secukupnya minum sehari 3 kali.
- Sakit gigi, infeksi telinga tengah, hidung berlendir: 9 – 15 gr herba segar digodok dan diminum atau dilumatkan dan diperas airnya untuk tetes telinga.
- Digigit ular berbisa: Daun segar dilumatkan diaduk dengan tembakau (rokok) diturapkan pada tempat yang luka, 9 –15 gr daun segar, digodok,diminum.
- Demam: Tumbuk segenggam daunnya dan 1 sloki air bersih, disaring, diminum daun segar sambiloto untuk mengompres badan yang panas.
28. Jambu biji (Psidium guajava)
Kegunaan :
- Diare: 3 lembar daun jambu biji mudah dikunyah dengan sedikit garam kemudian ditelan, dikonsumsi 2 kali sehari, atau ditumbuk dengan ½ cangkir air, kemudian diperas lalu diminum.
- Luka berdarah: Daun segar dilumatkan tempelkan pada bagian yang sakit.
29. Jarak pagar (Jatropha capcar)
Kegunaan :
- Gatal-gatal, eksema: Daun dipanaskan diatas api sampai lemas,diremas untuk pemakaian setempat.
- Jatuh, terpukul, bengkak: Daun segar dicuci bersih, kemudian diremukkan tempelkan pada bagian yang sakit.
- Sakit gigi: Petik setangkai daun, getahnya diambil lalu dimasukkan pada lubang gigi yang saki.
30. Kangkung (Ipomoer aquabiza)
Kegunaan :
- Keracunan makanan: 500 – 1000 gr kangkung segar cuci kemudian bilas dengan air matang, tumbuk lalu diperas airnya, kemudian diminum.
- Mimisan: 50 gr kankung segar dicuci bersih kemudian ditambah gula secukupnya, digiling halus kemudian diseduh dengan air panas setelah dingin disaring kemudian diminum.
- Susah tidur, sembelit: Batang dan daun direbus dan dimakan sebagai lalap atau ditumis.
- Badan lemah (Neurasthenia): Kangkung segar 1/3 genggam daun, ¼ genggam akar, dicuci ditumbuk halus tambhakan ½ cangkir air masak dan 1 sendok madu diperas, disaring minum 3 kali sehari.
- Digigit ular: kangkung segar dicuci, ditumbuk halus, diperas airnya sampai terkumpul ½ mangkuk diminum bersama arak, ampasnya dibubuhkan pada tempat yang sakit.
- Digigit lipan: Kangkung segar, setelah dicuci ditambahkan garam secukupnya digiling hingga halus, dibubuhkan pada tempat yang sakit, lalu dibalutkan.
31. Pacing (Costus speciosus)
Kegunaan :
- Digigit ular: Satu batang paling seutuhnya dicuci lalu ditumbuk halus, beri air garam ampasnya untuk menurap luka gigitan ular lalu dibalutkan sehari 2 kali.
- Radang mata: 3 jari batang paling cuci ditumbuk, peras dan saring airnya untuk ditetesi pada mata yang sakit, 3 – 4 kali perhari sebanyak 2 tetes.
32. Pohon Sig Sag (Pedilanthus tithymaloides)
Kegunaan :
- Borok, koreng, luka berdarah: Tanaman segar dicuci bersih, digiling bubuhi ke tempat yang sakit
- Gigitan lipan atau kelabang, bengkak terpukul: Tanaman dilumatkan dan dibubuhkan ke tempat yang sakit.
33. Pule pandak (Ranfolvia serpentina)
Kegunaan :
- Sakit kerongkongan: Akar secukupnya di iris tipis-tipis akar tersebut dihisap seperti permen
- Sakit kepala, susah tidur, pusing, demam, radang kantung empedu, luka terpukul, kurang napsu makan, sakit perut: 10 -15 gr akar digodok diminum.
- Demam influenza : 25 gram daun digodok diminum
- Luka terpukul atau digigit ular: Daun segar dilumatkan,dibubuhkan pada tempat yang sakit.
- Luka berdarah: Daun muda secukupnya ditumbuk dan dibubuhi pada tempat yang sakit.
34. Rumput bambu (Lophatherum gracile)
Kegunaan :
- Demam, gelisah, haus: 10-15 gr daun atau akar dicuci bersih, lalu digodok, minum setelah dingin .
- Demam, haus, air kemih sedikit termasuk infeksi akut pada saluran kemih: 3 – 9 gr daun dan batang dicuci bersih lalu digodok dan diminum sebagai teh.
- Bisul pada kelopak mata (hordeolum), dan luka pada selaput bening mata: Batang dan daun dicuci bersih, dibilas dengan air matang, ditumbuk halus lalu diperas, air perasan dipakai sebagai obat tetes.
35. Srikaya (Annona squamosa L.)
Kegunaan :
- Borok, bisul yang keras: daun secukupnya setelah dicuci bersih digiling halus sampai menjadi bubur, tambahkan sedikit garam, dipakai untuk menurap bagian yang sakit. Air godokan daunnya digunakan untuk mencuci luka dn borok.
- Tiba-tiba pingsan, menenangkan pada gangguan histeris: Daun secukupnya setelah dicuci bersih, lalu diremas atau ditumbuk halus, penderita menghirup bau remasan atau air perasan daun tersebut.
- Obat luka: Daun secukupnya digodok, airnya untuk mencuci luka.
36. Suruhan (Piperomis pellucida)
Kegunaan :
- Sakit kepala: seluruh tumbuhan dilumatkan, ditempelkan ke tempat yang sakit.
- Sakit perut: 30 gr herb segar setelah dicuci ditumbuk halus, air perasannya diminum.